Metropolitan

Terdapat 2 Kasus, Pramono Anung Sebut Penyakit Campak Terkendali di DKI Jakarta

Oleh: Jinan Vania Barizky Jumat 12 Sep 2025, 15:51 WIB
Pramono Anung buka suara soal kasus penyakit campak di DKI Jakarta (Sumber: Pemprov DKI Jakarta | Foto: Pemprov DKI Jakarta)

AYOJAKARTA.COM - Beberapa waktu lalu, sempat ramai kasus campak yang naik di DKI Jakarta.

Dikutip ayojakarta.com, hal ini sempat disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati.

Ani menyebutkan ada lonjakan campak saat ini mencapai 218 kasus.

Baca Juga: Info Sembako Bersubsidi untuk Pemilik KJP Plus! Cara Daftar Antrean secara Online

Menanggapi kasus campak di DKI Jakarta yang disebut melonjak, Gubernur Pramono Anung buka suara.

Pramono menyebutkan bahwa kondisi penyakit campak di DKI Jakarta sudah terkendali.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa penyakit campak tidak mengalami peningkatan signifikan seperti yang terjadi di beberapa provinsi lain.

"Jakarta saat ini hal yang berkaitan dengan campak sebenarnya tidak ada sesuatu peningkatan seperti yang terjadi di provinsi-provinsi lain," ujar Pramono di Balai Agung, Balai Kota, Jumat (12/9).

Baca Juga: Para Pencari Kerja Merapat! Ada 2 Job Fair yang Berlangsung di Jakarta Selama September 2025

Setidaknya terdapat temuan kasus campak di 2 lokasi yakni Cilincing dan Cengkareng.

Namun, jumlah kasus masih relatif sama dengan tahun sebelumnya.

Walaupun begitu, Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan langkah antisipasi untuk mencegah penularan campak di Jakarta. Salah satunya yakni dengan memutus rantai penularan penyakit campak dari luar daerah ke Jakarta.

"Kami sudah berusaha untuk memotong penularan dan sebagainya. Kalau melihat sampai dengan hari ini memang yang terjadi campak yang kami khawatirkan kalau kemudian dari luar, masuk ke Jakarta," jelas Pramono.

Penyakit Campak

Campak sendiri adalah penyakin menular yang disebabkan oleh virus RNA dari genus Morbilivirus dari keluarga Paramyxoviridae.

Virus ini mudah mati karena panas dan cahaya matahari.

Baca Juga: iPhone 17 Resmi Rilis dengan Spesifikasi Mantap, David GadgetIn Sampai Senyum-senyum Sendiri Saat Review

Cara Penularan

- Campak dapat ditularkan melalui droplet yang keluar dari hidung, mulut atau tenggorokan.

- Orang bisa terinfeksi virus campak, pada saat bicara, batuk, bersin atau melalui lendir hidung.

- Masa penularan 4 hari yang menimbulkan rash merah kulit. Puncak infeksi terjadi 1-3 hari pertama.

Gejala Penyakit Campak

Panas badan biasanya lebih dari 38 derajat C selama 3 hari atau lebih, disertai salah satu atau lebih gejala batuk, pilek, mata merah atau mata berair.

Bercak kemerahan rash atau ruam yang dimulai dari belakang telinga berbentuk makulopapular selama 3 hari atau lebih, beberapa hari kemudian (4-7 hari) akan menyebar ke seluruh tubuh.

Tanda khas patagnomonis ditemukan koplik’s spot atau bercak putih kebauan dengan dasar merah di pipi bagian dalam atau mucosa bucal.

Bercak kemerahan makulopapular setelah 7-30 hari akan berubah menjadi kehitaman atau hiperpigmentasi dan disertai kulit bersisik.

Untuk kasus yang telah menunjukkan hiperpigmentasi maka perlu dilakukan anamnesis dengan teliti, dan apabila pada masa akut atau permulaan sakit terdapat gejala-gejala yang telah disebutkan sebelumnya maka kasus tersebut merupakan kasus suspek campak.***

Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky