AYOJAKARTA.COM - Peringati Hari Sungai Sedunia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diketahui menggelar Festival Ciliwung dan Parade Perahu Cilung (Cinta Lingkungan) di Jalan MT Haryono, Kelurahan Cikoko, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Minggu, 29 September 2025.
Setidaknya 45 kapal dari 44 kecamatan diketahui ikut memeriahkan festival ini.
Kapal yang ada dalam festival ini berbahan sampah botol plastik.
Asep Kuswanto selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menyebutkan bahwa untuk membuat 1 unit perahu membutuhkan 700 hingga 1.000 sampah botol plastik.
Baca Juga: Masih Termin 2, Info Pencairan PIP 2025 Tahap 2 September 2025, CEK Saldo di Sini
Festival Ciliwung dan Parade Perahu Cilung ini hadir di masyarakat untuk mengedukasi dan memberdayakan sampah menjadi produk yang memiliki nilai jual.
Dikutip ayojkarta.com dari situs Pemprov DKI Jakarta, kegiatan ini juga dimeriahkan pameran produk daur ulang dari berbagai kelurahan di DKI Jakarta.
Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas udara dan air di Jakarta Asep menyebutkan telah melakukan pengawasan kualitas air kali, dengan menerapkan sebanyak 120 titik pemantauan untuk melakukan uji sampel selama empat kali dalam setahun.
Festival ini pun diketahui akan tetap berlanjut di tahun depan dengan skla yanng jauh lebih besar.
"Tahun depan kita akan buat lebih besar dengan mengusung tema budaya," tandasnya.
Baca Juga: Masih Termin 2, Info Pencairan PIP 2025 Tahap 2 September 2025, CEK Saldo di Sini
Gubernur Pramono Anung Canangkan Penataan Kanal Banjir Barat (KBB)
Affan Andriansyah Idris selaku Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta menyebutkan Pramono merencanakan penataan Kanal Banjir Barat (KBB) sebagai kawasan destinasi wisata sungai di Jakarta.
KBB akan difungsikan sebagai sungai destinasi untuk dilintasi wisatawan menggunakan perahu.
Tidak hanya meningkatkan aspek kebersihan dan budaya, upaya ini menurut Affan juga akan berdampak terhadap perekonomian masyarakat lantaran membuka lapangan kerja baru.
Menurut Affan, aktivasi KBB sebagai destinasi wisata sungai ditargetkan terealisasi pada akhir 2026 mendatang.
Bila berjalan sukses, program itu akan diterapkan ke sejumlah sungai dan kali lainnya di Jakarta.
"Perlu dukungan dari masyarakat dan seluruh pelaku usaha untuk sama-sama jaga kebersihan kali," tegasnya.***