Metropolitan

Heboh Fotografer Diminta Bayar Rp500 Ribu saat Ambil Foto di Tebet Eco Park, Gubernur Pramono: Nanti Kami Tertibkan!

Oleh: Desi Kris Selasa 21 Okt 2025, 07:09 WIB
Tebet Eco Park (Sumber: Jakarta Smart City)

AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung gerak cepat menanggapi pungutan liar yang terjadi di Tebet Eco Park, Jakarta Selatan.

Pramono mengatakan jika taman kota, termasuk Tebet Eco Park bisa diakses gratis oleh masyarakat.

Bahkan, ia mengaku akan segera menertibkan praktik pungutan liar yang terjadi di Tebet Eco Park ini.

"Tebet Eco Park bebas. Jadi enggak ada. Nanti kami tertibkan," ujar Pramono, dikutip dari beritajakarta.id.

Baca Juga: Besok! Selama 5 Hari Ada Jakarta Innovation Days 2025

Lebih lanjut, Pramono menegaskan tidak ada sama sekali biaya bagi masyarakat yang ingin berkunjung.

Ia menyebut jika praktik pungutan liar ini tidak bisa dibiarkan.

Sebelumnya, publik dihebohkan dengan sebuah komunitas yang meminta biaya sebesar Rp500 ribu kepada fotografer saaat mengambil foto di Tebet Eco park.

Komunitas tersebut mengatakan jika hanya fotografer berizin saja yang boleh mengambil foto di area tersebut secara gratis.

Baca Juga: Raperda APBD DKI 2026 Jadi RP81,2 T, Ketua DPRD DKI: Layanan Masyarakat Tak Diubah

Sedangkan yang tidak bergabung dengan komunitas diminta untuk membayar.

Keluhan ini datang dari salah satu komentar di akun Instagram @tebetecopark.

"Tebet bayar 500 ribu, setor 10 persen dagang ke mereka nanti dikasih lapak," tulis salah satu akun di Instagram @tebetecopark.***

Reporter Desi Kris
Editor Desi Kris