Metropolitan

Ridwan Kamil Sebut Punya Program 6 Cara Jadikan Jakarta Kota Ekonomi Kreatif Global Apabila Menang Pilgub, Apa Saja?

Oleh: Nadya Donna Putri Rabu 16 Okt 2024, 19:44 WIB
Ridwan Kamil, calon gubernur di Pilgub Jakarta 2024 mengatakan punya program 6 cara untuk menjadikan Jakarta kota ekonomi kreatif global.

AYOJAKARTA.COM -- Para calon gubernur dan calon wakil gubernur Jakarta tentu mempunyai program untuk ibukota tersebut pasca ada IKN.

Ridwan Kamil, calon gubernur di Pilgub Jakarta 2024 mengatakan punya program 6 cara untuk menjadikan Jakarta kota ekonomi kreatif global.

Berikut penjelasan Ridwan Kamil dikutip dari YouTube KOMPASTV pada Rabu, 16 Oktober 2024:

Baca Juga: Pilgub Jakarta 2024: Ridwan Kamil Janji Naikkan Kelas UMKM di Jakarta, Gimana?

Ridwan Kamil mengatakan kalau ia akan memperkuat Jakarta di bidang ekonomi kreatif pasca IKN.

“Salah satunya memperbesar ekonomi kreatif,” ujar Ridwan Kamil ditanya soal Jakarta apabila misalnya tidak jadi ibukota karena ada IKN.

Ridwan Kamil bahkan menulis sendiri komitmennya untuk memperbesar ekonomi kreatif kota Jakarta.

Baca Juga: Tanggapi Masalah Pekerjaan untuk Perempuan di Debat Pilgub Jakarta 2024, Pramono Anung: Turunkan Syarat

Ia mengatakan ada 6 cara untuk membuat Jakarta menjadi kota ekonomi kreatif global. Ini untuk fokus memperbesar ekonomi kreatif.

“Ini ada komitmen saya. Saya tulis sendiri. Ada 6 cara bagaimana membawa Jakarta menjadi kota ekonomi kreatif global,” lanjutnya.

Namun, Ridwan Kamil menyebutkan tidak semua caranya. Hanya beberapa saja yang awal rencana.

Baca Juga: Debat Perdana Pilgub Jakarta 2024, RK-Suswono, Dharma-Kun, Pramono-Rano Siap Adu Gagasan, Pengamat: Jangan Lupa Gimik!

Pertama adalah kekompakan masyarakat, komunitas, pemerintah, akademisi, media, dan lain-lain.

“Mulai dari kekompakan masyarakatnya, komunitasnya, pemerintahnya, akademisi, media, dan lain-lain,” jelasnya.

Kedua adalah memperbanyak ruang kreatif seperti urban forest, m-bloc, dan lain-lain di Jakarta.

“Kemudian memperbanyak ruang kreatif seperti urban forest, m-bloc, dan lain-lain,” jelasnya lagi.

Ketiga adalah membuat lembaga ekonomi kreatifnya untuk mewadahi kegiatan-kegiatan di bidang tersebut.

“Kemudian ada lembaga ekonomi kreatifnya. Namanya apapun nanti dilembagakan,” ungkapnya.

Baca Juga: Debat Perdana Pilgub Jakarta 2024, RK-Suswono, Dharma-Kun, Pramono-Rano Siap Adu Gagasan, Pengamat: Jangan Lupa Gimik!

Keempat adalah adanya kolaborasi antara pelaku ekonomi kreatif dengan pemerintah provinsi Jakarta.

“Keempat, kolaborasi antara pelaku ekonomi kreatif dengan pemerintah provinsi,” akhirnya.***

Reporter Nadya Donna Putri
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil