AYOJAKARTA.COM - Hujan yang terjadi pada Senin, 27 Oktober 2025 menyebabkan sejumlah wilayah di DKI Jakarta harus terkena banjir.
Setidaknya 20 RT di Jakarta disebut tergenang banjir sejak pagi hari, BPBD mencatat ketinggian air tertinggi mencapai 1,2 meter yang terjadi di Kelurahan Bidara Cina.
Mengatasi banjir di DKI Jakarta, BPBD berkoordinasi dengan Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat dengan melakukan penyedotan genangan.
Terpantau pada hari ini Selasa, 28 Oktober 2025 genangan air berangsur-angsur sudah mulai surut.
Baca Juga: Spesifikasi Laptop Acer Nitro V 15: Harga Belasan Juta, Tapi Performa Jauh dari kata Murah
Air yang menggenang di sejumlah wilayah di ibu kota terpantau akibat meluapnya Kali Ciliwung.
Kepala Satuan Tugas Koordinator Wilayah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Timur, Ali Kojim mengatakan, terdapat lima titik genangan yang disebabkan oleh luapan air Kali Ciliwung.
"Kami mengerahkan 30 personel untuk memantau kondisi di lapangan sejak dini hari," ujarnya pada Selasa, 28 Oktober 2025.
Lebih lanjut, Ali menyebutkan titik genangan pertama berada di Jalan Balai Rakyat RT 05/05, Kelurahan Balekambang, Kecamatan Kramat Jati.
Setidaknya 10 Pasukan Oranye ikut membantu warga untuk membersihkan lumpur sisa genangan.
Selain itu Pemprov DKI Jakarta diketahui sudah menyiapkan 560 unit pompa stasioner di 191 lokasi dan 627 unit pompa mobile di 5 wilayah.
3.908 personel Pasukan Biru DSDA ikut disiagakan di lapanagan.***