Metropolitan

Antisipasi Fenomena Banjir Rob di Pesisir DKI Jakarta, 500 Personel Pasukan Biru Siaga di Daerah Rawan

Oleh: Jinan Vania Barizky Kamis 04 Des 2025, 22:21 WIB
Ilustrasi Banjir Rob. (Sumber: sinarji.dsdajakarta.id)

AYOJAKARTA.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika diketahui memberikan Imbauan terkait fenomena banjir rob yang akan terjadi di Pesisir DKI Jakarta pada bulan Desember 2025.

Setidaknya Imbauan banjir rob ini terjadi mulai 4 hingga 6 Desember 2025.

Bahkan puncak dari banjir rob diprediksi terjadi pada Jumat, 5 Desember 2025.

Baca Juga: Prediksi Puncak Banjir Rob Besok, Pemprov DKI Jakarta Atasi Kebocoran Tanggul Muara Baru Wilayah PT Pelindo

Untuk mengatasi banjir rob, Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara telah menyiagakan ratusan personel.

Bukan hanya itu akan dilakukan pembangunan dan perbaikan tanggul, pengerukan sungai dan saluran, kesiapan pompa, hingga personel satgas.

"Fenomena rob kali ini menggenangi sejumlah wilayah pesisir seperti di Kamal, Muara Angke, Sunda Kelapa, RE Martadinata, dan Blencong Marunda. Air pasang diduga sekitar pukul 09.00 dan surut lebih cepat karena durasi pasang," ujar Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA), Jakarta Utara, Heria Suwandi pada Kamis, 4 Desember 2025.

Selain itu menempatkan 16 unit pompa mobile di wilayah rawan genangan, serta menyediakan 5.000 karung pasir sebagai kebutuhan tanggap darurat.

Baca Juga: Pelayanan Program Pangan Murah Bersubsidi Berakhir 10 Desember 2025! Warganet: Banyak Calo Bahkan Jastip per Paket Rp35 Ribu

"Sekitar 500 personel Pasukan Biru kita kerahkan dengan dilengkapi pompa apung dan peralatan pendukung lainnya. Seluruh tim disiagakan bekerja cepat selama potensi rob berlangsung," tegasnya.

Wandi juga mengimbau masyarakat di kawasan pesisir untuk waspada dan rutin memantau informasi resmi mengenai pasang laut, serta segera melaporkan jika terjadi genangan melalui kanal layanan pemerintah.

"Kami akan terus pastikan seluruh perangkat wilayah, operator pompa, hingga tim satgas siap bekerja 24 jam, untuk menjaga keselamatan warga dan menekan dampak rob semaksimal mungkin," bebernya.

Wilayah pesisir DKI Jakarta sendiri pada hari ini telah terjadi sejumlah banjir rob.***

Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky