AYOJAKARTA.COM - Pemprov DKI Jakarta kembali mengirimkan bantuan kepada warga Pulau Sumatera yang menjadi korban banjir-longsor deforestasi.
Pasca bencana banjir-longsor, warga di 3 provinsi Pulau Sumatera masih membutuhkan bantuan sandang, pangan hingga papan.
Kekinian Pemprov DKI Jakarta diketahui mengirimkan bantuan 15 unit toilet portable ke lokasi bencana alam di Aceh Tamiang.
Baca Juga: UMP DKI Jakarta Tahun 2026 Dipastikan Naik! Pramono Anung Sebut akan Segera Umumkan, Kapan?
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan, ada kebutuhan yang tak bisa ditunda di tengah kondisi darurat, yakni sanitasi yang layak.
“Ketika bencana datang, segalanya berubah. Seluruh aktivitas berpindah ke tempat pengungsian. Namun satu hal tetap sama, setiap orang butuh fasilitas sanitasi yang layak,” ujar Asep, Rabu (17/12).
Ia berharap, bantuan tersebut dapat mendukung situasi di lapangan serta memberikan manfaat nyata bagi banyak pihak agar tetap kuat dan sehat di tengah situasi darurat.
“15 unit toilet portable yang diberangkatkan merupakan bagian dari upaya pencegahan risiko penyakit serta menjaga kebersihan lingkungan di area terdampak bencana. Kepedulian tidak mengenal jarak, Jakarta hadir untuk Sumatra,” tandasnya.
Menurut data BPBD bahkan korban saat ini per Rabu, 16 Desember 2026 sudah mencapai 1060 orang Dan yang menghilang Masih di angka ratusan.
Pemerintah sendiri hingga saat ini masih enggan menjadikan bencana hebat ini sebagai bencana nasional.
Bahkan di Aceh sendiri masyarakat memilih mengibarkan bendera putih tanda ketidaksanggupan.
Lebih parahnya korban yang meninggal saat ini banyak terjadi setelah pasca bencana karena kelaparan, penyakit yang sudah menyerang.***