Metropolitan

Target 100 per Hari, Sudinkes Jakarta Timur Lakukan CKG kepada 1.300 Sopir Truk Sampah

Oleh: Jinan Vania Barizky Senin 22 Des 2025, 16:52 WIB
Sudinkes Jakarta Timur lakukan pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) kepada 1.300 sopir truk sampah di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat. (Sumber: beritajakarta.id | Foto: beritajakarta.id)

AYOJAKARTA.COM - Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Timur lakukan pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) kepada 1.300 sopir truk sampah di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.

Pemeriksaan kesehatan ini dilakukan secara bertahap dan ditargetkan rampung dalam 10 hingga 13 hari mendatang.

Rangkaian pemeriksaan meliputi pengukuran berat dan tinggi badan, lingkar perut, tekanan darah, serta pengecekan gula darah sewaktu.

Baca Juga: Homeless Media Melesat, ISMN Yogyakarta Siapkan Etika dan Akurasi Informasi

Selain itu, dilakukan pemeriksaan gigi sederhana, mata dan telinga, serta skrining Tuberkulosis (TBC) melalui pengambilan sampel dahak.

Kepala Sudin Kesehatan Jakarta Timur, Herwin Meifendy mengatakan, pemeriksaan kesehatan dilakukan secara bergiliran dengan target sekitar 100 sopir per hari.

"Kami mengerahkan dua tim yang terdiri dari 10 tenaga kesehatan untuk memberikan layanan ini," ujarnya, (22/12).

Lebih lanjut Herwin mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung agar dilakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh terhadap seluruh sopir truk sampah.

Baca Juga: Tiket Coast to Coast Night Trail Ultra Gratis untuk Nasabah bank bjb, Simak Syaratnya!

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan ini bertujuan menjaga stamina dan mendeteksi dini penyakit, terutama penyakit komorbid agar tidak terjadi kelelahan berlebihan saat bekerja.

Sopir yang sudah melakukan CKG juga diberikan vitamin, obat sesuai keluhan, serta makanan ringan dan minuman.

"Jika hasil skrining menunjukkan perlunya penanganan lanjutan, kami siap melakukan rujukan ke rumah sakit. Namun ,sejauh ini belum ditemukan sopir dengan kondisi sakit berat," terangnya.

Kasus Sopir Truk Sampah Tewas Akibat Kelelahan

Sebelumnya, Seorang sopir truk sampah bernama Wahyudi (51) yang bekerja untuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta dilaporkan meninggal dunia saat menjalani tugas mengangkut sampah dari Jakarta Selatan ke TPST Bantargebang, Bekasi pada 5 Desember 2025.

Baca Juga: Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Jakarta yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Wahyudi diduga alami kelelahan saat mengantre untuk menunggu bongkar muatan yang tiap harinya bisa berlangsung hingga puluhan jam.

Korban pun diketahui memiliki riwayat penyakit jantung yang memperparah kondisi badannya.***

Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky