AYOJAKARTA.COM - Pemprov DKI Jakarta menegaskan bahwa kesiapsiagaan infrastruktur pompa air menjadi faktor paling krusial dalam upaya pengendalian banjir di Ibu Kota.
Hal tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam keterangannya terkait kesiapsiagaan pengendali banjir di wilayah rawan genangan.
Pramono menyampaikan bahwa penanganan banjir di Jakarta tidak bisa dilakukan secara sporadis atau terpisah-pisah.
Ia menyebut bahwa saat ini Pemprov DKI Jakarta sudah menyiagakan 1.200 unit pompa yang siap beroperasi penuh.
Selain itu, ada pula waduk sebagai infrastruktur pengendali banjir, salah satunya adalah Waduk Cilangkap Batu Licin di Jakarta Timur, yang baru diresmikan.
Pramono membenarkan bahwa saat ini memang ada kenaikan permukaan air dan langsung ditindaklanjuti.
Dengan adanya pengoperasian infrastruktur pengendali banjir ini dapat mempercepat penanganan genangan selama musim hujan.
Termasuk genangan yang ada di kawasan Ancol, Jakarta Utara.
Baca Juga: Lakukan Kunjungan dan Bermalam di IKN, Prabowo akan Tinjau Progres Pembangunan Ibu Kota Politik
"Sekarang ini karena selalu kita siagakan termasuk sekarang di Ancol memang ada kenaikan permukaan air, langsung kita pompa," ujar Pramono.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa prioritas penanganan pengendalian banjir di Jakarta yang dilakukan bersifat jangka pendek dan menengah.***