AYOJAKARTA.COM - Kehadiran Masjid Al-Ikhlas di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) sukses mencuri perhatian publik.
Masjid yang dibangun dengan biaya sekitar Rp45 miliar ini tampil megah dengan mengusung konsep Islamic Classical Architecture dan menghadirkan nuansa arsitektur Islam yang elegan dan sarat nilai historis.
Masjid ini dilengkapi dengan kubah besar, dua menara, serta ornamen geometris dan arabesque.
Masjid Al-Ikhlas ini diresmikan dan dibuka untuk umum pada Jumat (15/1).
Berlokasi di Riverwalk Island, Pantai Indah Kapuk, masjid ini berdiri di atas lahan ±2.435 meter persegi dengan luas bangunan utama ±1.248 meter persegi dan kapasitas sekitar 600 jamaah.
Bukan hanya mengedepankan kemegahan visual, masjid ini juga memperhatikan aspek fungsi dan kenyamanan.
Area ruang salat yang dirancang luas dan lapang, dilengkapi sistem sirkulasi udara serta pencahayaan alami yang optimal.
Hal ini akan menciptakan suasana ibadah yang khusyuk dan nyaman, baik untuk salat berjemaah maupun kegiatan keagamaan lainnya.
Masjid ini dibangun oleh Agung Sedayu Group.
Pembangunan Masjid Al-Ikhlas ini tak sekadar proyek fisik, tapi juga bagian dari visi besar Agung Sedayu Group dalam membangun peradaban yang berlandaskan akhlak, toleransi, dan kebersamaan.
Nama “Al-Ikhlas” sendiri memiliki arti ketulusan dalam beribadah.
Nama ini diberikan langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar sebagai doa agar tempat Masjid Al-Ikhlas bisa menjadi tempat yang menghadirkan keikhlasan, kedamaian, serta limpahan keberkahan bagi seluruh jemaah.
Selain itu, penamaan ini mengandung makna mendalam tentang kemurnian niat dalam setiap amal yang dilakukan.
Baca Juga: BMKG Keluarkan Peringatan Waspada Gelombang Tinggi dan Hujan Lebat, Ada 3 Siklon Dekati Indonesia
Hadirnya masjid ini diharapkan bukan hanya sebagai tempat ibadah saja, tetapi juga pusat kegiatan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat, baik umat Islam maupun non-Muslim.
"Masjid bisa menjadi tempat pertemuan, pertunjukan seni, pelatihan-pelatihan keterampilan, hingga penguatan ekonomi umat," ujar Nasaruddin Umar dikutip dari YouTube Agung Sedayu Group Official.***