Metropolitan

KRL vs Transjakarta, Sama-sama Transportasi Umum Favorit Warga Jakarta, Ini Perbandingannya

Oleh: Desi Kris Sabtu 31 Jan 2026, 09:22 WIB
Ilustrasi. Transjakarta dan KRL (Sumber: Generative AI)

AYOJAKARTA.COM - KRL dan Transjakarta menjadi dua moda transportasi umum yang paling sering digunakan warga Jakarta dan sekitarnya.

Keduanya sama-sama berperan penting dalam menunjang mobilitas harian masyarakat, mulai dari berangkat kerja, sekolah, hingga beraktivitas lainnya.

Meski sama-sama favorit, KRL dan Transjakarta memiliki karakteristik, keunggulan, dan kekurangan masing-masing.

Lantas apa saja perbandingan KRL dan Transjakarta?

Baca Juga: Tak Lama Lagi! BOBIBOS Luncurkan BBM Jerami dan SPBU Pertama di Timor Leste

Simak berikut kelebihan dan kekurangan dari masing-masing transum:

1. KRL

KRL menjadi transum bagi warga yang gak mau ribet kejebak macet

- Kecepatan: Paling juara soal waktu karena punya jalur khusus (rel).

- Kapasitas: Sekali angkut bisa ribuan orang.

- Jangkauan: Menjangkau hingga kota satelit (Bodetabek).

Baca Juga: Wagub DKI Rano Karno Target Pembangunan Waduk Aseni Selesai Maret 2026, Sudah Dilengkapi Sarana Sosial

Namun, KRL memiliki kekurangan yakni terkait kepadatan.

Di mana istilah "anker" atau anak kereta sudah identik dengan desak-desakan luar biasa, terutama saat jam sibuk.

Kemudian ketergantungan jalur, jika ada kendala misal pohon tumbang, satu jalur bisa lumpuh total dan mengakibatkan keterlambatan.

2. Transjakarta

Buat yang mau ke mana pun tapi tetap hemat cocok banget naik Transjakarta ini.

- Aksesibilitas: Halte tersebar hampir di seluruh penjuru Jakarta, bahkan masuk ke pemukiman via Non-BRT/ Mikrotrans (JakLingko).

Baca Juga: Bobibos Akhirnya Bangun SPBU Pertama di Dunia, Timor Leste Jadi Negara Beruntung yang Pertama Kali Menikmati

- Kenyamanan: Cenderung lebih "adem" dan jarang sedesak KRL saat jam sibuk.

- Integrasi: Bayar sekali (untuk koridor BRT), bisa keliling Jakarta.

Namun, Transjakarta juga memiliki kekurangan yakni rentan terkena macet, masih sering terhambat di persimpangan atau jalur belum steril oleh kendaraan lain.

Kemudian headway, kadang menunggu bus datang bisa terasa sangat lama.

Baca Juga: Lewat Pendampingan PNM, Ibu Murni Kembangkan Usaha Kue dari Modal Kecil

Tarif dan Fasilitas

KRL:

- Harga mulai Rp3 ribu (berdasarkan jarak)

- Jangkauang: Jabodetabek

- Fasilitas: Gerbong khusus wanita

- Koneksi: Terhubung ke MRT/ LRT/ TJ

Baca Juga: Apa yang Menarik dari OPPO A6t Pro yang Dibandrol Harga Rp3 Jutaan? Simak Kelebihan dan Kekurangannya

Transjakarta:

- Harga tarif flat Rp3.500 (semua jarak)

- Jangkauan: Jabodetabek

- Fasilitas: Area kursi wanita dan kursi prioritas khusus lansia

- Koneksi: Terhubung ke MRT/ LRT/ KRL

Jika kamu mengejar waktu dan datang dari luar Jakarta (Depok/ Bogor/ Bekasi/ Tangerang) dan siap berdesak-desakan di dalam gerbong, bisa naik KRL.

Sedangkan jika tujuanmu ada di area perkantoran tengah kota, ingin lebih santau melihat pemandangan kota, ingin hemat atau butuh transportasi yang menyambung hingga ke depan gang rumah (JakLingko) bisa naik Transjakarta.***

Reporter Desi Kris
Editor Desi Kris