Metropolitan

Penting! Imbauan Hujan Petir pada Malam Hari di 4 Wilayah DKI Jakarta hingga 5 Situs Pantau Banjir

Oleh: Jinan Vania Barizky Sabtu 21 Feb 2026, 09:26 WIB
Ilustrasi Hujan Petir Jakarta (Sumber: Pixabay/WKIDESIGN)

AYOJAKARTA.COM - Imbauan penting dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) khususnya untuk wilayah DKI Jakarta pada Sabtu, 21 Februari 2026.

Hujan disertai petir diprediksi akan mengguyur wilayah Ibu kota, warga DKI diharapkan selalu berhati-hati.

Sebagai informasi, hujan yang terjadi mulai dini hari kemarin kembali menyebabkan beberapa wilayah tergenang Banjir.

Baca Juga: Waspada Tautan Pelacakan Pengiriman Palsu, Berikut Tips Aman Belanja Online dari Lazada

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebutkan setidaknya 61 RT terendam banjir hingga 6 jalan bedar pada Jumat, 20 Februari 2026.

Wilayah paling banyak terkena banjir ialah Jakarta Selatan.

Lantas hujan dan pentir hari ini akan terjadi pada wilayah mana saja?

Hujan Petir

Hujan disertai petir diprediksi akan terjadi di Kepulauan Seribu pada pagi dan alam hari.

Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Barat hingga Jakarta Pusat diprediksi akan mengalami hujan Petir pada pukul 19.00 WIB.

Hanya Jakarta Timur yang diprediksi tidak akan terjadi hujan petir saat malam hari.

Baca Juga: H-2 Pendaftaran Mudik Gratis 2026, Pemprov DKI Jakarta Siap Antar Warga Pulang Kampung ke 20 Kota Tujuan

Namun, 5 wilayah administrasi DKI Jakarta pada hari ini diprediksi akan hujan ringan  secara menyeluruh pada siang hari.

Untuk menghadapi cuaca yang tak menentu di DKI Jakarta dan kemungkinan besar terjadi banjir di sejumlah wilayah, berikut beberapa situs untuk memantau banjir di DKI Jakarta:

1. Situs Pantau Banjir atau pantaubanjir.go.id

2. Lewat CCTV publik Jakarta yakni smartcity.jakarta.go.id

3. Aplikasi JAKI

4. Situs posko banjir SDA atau poskobanjir.dsdadki.web.id

5. Google Map
Melalui google map kamu bisa melihat wilayah banjir di peta dengan memilih ikon segiga merah yang menandakan laporan banjir atau gangguan.***

Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky