Metropolitan

Yunarto Wijaya Sebut Pilgub Jakarta Berlangsung 1 atau 2 Putaran Ditentukan Pasangan Ini, Siapa?

Oleh: Nisrina Harum Lestari Minggu 13 Okt 2024, 16:35 WIB
Yunarto Wijaya

 

AYOJAKARTA.COM – Pasangan calon (paslon) Pilgub Jakarta 2024 kini mulai mengatur strategi untuk bisa menang satu putaran.

Direktur Eksekutif Lembaga Survei Charta Politika, Yunarto Wijaya memprediksi Pilgub Jakarta 2024 akan berlangsung dua putaran.

Yunarto Wijaya mengatakan bahwa pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur nomor urut 2 yaitu Dharma Pongrekun-Kun Wardana yang akan menjadi penentu berlangsungnya Pilgub Jakarta 2024.

Menurutnya, suara yang diperoleh Dharma Pongrekun-Kun Wardana yang akan menentukan Pilgub Jakarta 2024 akan berlangsung berapa putaran.

Baca Juga: Data BPS: Jumlah Kejahatan di Jakarta Selatan yang Paling Tinggi di 2023, Kepulauan Seribu di Bawah 50 Kasus

“Satu putaran atau dua putaran menurut saya menariknya akan ditentukan oleh pasangan nomor urut 2, Dharma Pongrekun dan Kun Wardana,” kata Yunarto Wijaya dikutip ayojakarta.com dari YouTube Kompas TV, Minggu (13/10/2024).

Yunarto menilai jika Dharma-Kun serius berkampanye dan elektabilitasnya menembus angka dua digit, maka pertarungan akan menjadi dua putaran.

Seperti diketahui, saat ini elektabilitas Dharman-Kun belum mencapai dua digit.

Namun, meski Dharma-Kun berhasil meraih angka dua digit, belum tentu mereka yang akan masuk ke putaran kedua.

Baca Juga: Anies Baswedan atau Ahok? Menarik! Yunarto Wijaya Jawab Teka-teki Dukungan PDIP di Pilkada Jakarta 2024

Karena seperti diketahui, saat ini pasangan elektabilitas Ridwan Kamil-Suswono memang memimpin tetapi tren elektabilitasnya mengalami penurunan.

Sementara, elektabilitas Pramono Anung-Rano Karno justru mulai mengalami peningkatan.

Artinya, kesempatan Ridwan Kamil-Suswono dan Pramono Anung-Rano Karno masih terbuka lebar.

“Kalau mereka serius berkampanye dan kemudian bisa dua digit, angkanya bisa mencapai angka misalnya 10 persen, pertarungan akan dua putaran walaupun yang masuk juga bukan pasangan 02, tapi Pram-Doel dan RK-Suswono,” jelasnya.

Baca Juga: Tiket Maju PDIP di Pilkada Jakarta Bukan untuk Anies Baswedan? Yunarto Wijaya: Belum Tentu Masuk Hitung-hitungan Ibu Mega

Yunarto menerangkan, jika elektabilitas Dharma-Kun tak kunjung naik dan masih di bawah 10 persen, maka akan menjadi pertarungan ‘hidup dan mati’.

Selain itu, pertarungan satu putaran antara Ridwan Kamil-Suswono dan Pramono-Rano bisa terjadi dengan kesempatan menang yang sama antara kedua pasangan calon.

“Tetapi kalau mereka angkanya masih di satu digit apalagi hanya sekitar di angka 5 persen menurut saya ini akan menjadi pertarungan ‘hidup mati’ secara elektoral antara Pram-Doel dan RK-Suswono,” tutupnya.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Fathul Amanah