Metropolitan

Real Time! 2.000 Armada Transjakarta Gunakan Teknologi ADAS- DMS, Bisa Deteksi Kelelahan hingga Indikasi Microsleep Pramudi

Oleh: Jinan Vania Barizky Selasa 17 Mar 2026, 16:19 WIB
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga keselamatan pelanggan. (Sumber: beritajakarta.id | Foto: beritajakarta.id)

AYOJAKARTA.COM - Tingkatkan keselamatan pelangga, PT Transjakarta kini manfaatkan teknologi pemantauan pramudi berbasis kecerdasan buatan atau AI.

Menggunakan platform SYNTRA yang terintegrasi dengan Advanced Driver Assistance System – Driver Monitoring System (ADAS-DMS), teknologi ini berfungsi untuk membantu mendeteksi potensi risiko selama operasional, seperti kelelahan, distraksi, hingga indikasi microsleep pada pramudi secara real-time.

Sistem akan memberikan peringatan langsung kepada pramudi serta notifikasi kepada pusat kontrol operasional apabila sistem mendeteksi adanya potensi gangguan konsentrasi atau kelelahan, untuk mendukung langkah mitigasi yang cepat dan tepat.

Baca Juga: Tak Akan Lakukan Operasi Yustisi kepada Pendatang Baru, Pramono Anung: Jakarta Terbuka

Sekitar 2.000 armada Transjakarta telah dilengkapi dengan teknologi ADAS- DMS.

Sementara itu, dari total lebih dari 5.000 armada, sekitar 3.000 armada lainnya akan dilengkapi secara bertahap.

Selain penguatan pemantauan saat armada beroperasi, Transjakarta juga tengah melakukan uji coba teknologi pendeteksi pola tidur dan tingkat stres pramudi.

“Sekitar 2.000 armada telah dilengkapi teknologi tersebut, dan tahun ini kami akan mempercepat implementasinya ke seluruh armada tahun ini. Di saat yang sama, kami juga sedang melakukan trial teknologi pendeteksi pola tidur dan tingkat stres pramudi agar langkah pencegahan bisa dilakukan lebih dini, bahkan sebelum pramudi mulai bertugas,” ujar Direktur Pelayanan dan Teknologi Informasi PT Transportasi Jakarta, Raditya Rusdi Selasa (17/3).

Baca Juga: Pramono Anung Lepas Peserta Mudik Gratis 2026 Pemprov DKI Jakarta Sebanyak 34 Ribu Orang

Ia menyampaikan, langkah ini juga merupakan bagian dari transformasi digital operasional Transjakarta.

“Melalui penguatan sistem yang bersifat real-time sekaligus preventif ini, Transjakarta berharap dapat terus meningkatkan standar keselamatan transportasi publik dan menghadirkan layanan yang semakin aman, andal, dan responsif bagi seluruh pelanggan,” tandasnya.***

Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky