Metropolitan

Hasil Aksi Pemadaman Lampu Hari Bumi di Jakarta: Mampu Kurangi Emisi Karbon hingga 77,53 ton CO2e dan Hemat Listrik 96,91 MWh

Oleh: Desi Kris Senin 27 Apr 2026, 13:23 WIB
Pemadaman Lampu di DKI Jakarta (Sumber: beritajakarta.id)

AYOJAKARTA.COM - Aksi pemadaman lampu dalam rangka peringatan Hari Bumi di DKI Jakarta pada Sabtu (25/4) menunjukkan dampak positif terhadap upaya pengurangan emisi karbon.

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mencatat, kegiatan ini berhasil menekan emisi karbon hingga 77,53 ton karbon dioksida ekuivalen (CO2e).

Aksi yang dilakukan secara serentak di sejumlah titik strategis ibu kota ini melibatkan gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, hingga ikon-ikon kota DKI Jakarta.

Pemadaman lampu dilakukan dalam kurun waktu 1 jam yakni mulai pukul 20.30-21.30 WIB, sebagai bentuk kampanye kesadaran publik terhadap pentingnya penghematan energi dan perlindungan lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi mengatakan, aksi tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengedukasi masyarakat.

Aksi ini juga selaras dengan target penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 30 persen pada tahun 2030.

“Aksi Hemat Energi merupakan aksi rutin yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Kegiatan ini juga mengacu pada Instruksi Gubernur Nomor 14 Tahun 2021 mengenai Pelaksanaan Pemadaman Lampu dalam Rangka Penghematan Energi dan Pengurangan Emisi Karbon,” ujar Dudi.

Selain itu, dari data PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (PLN Disjaya), pemadaman lampu mampu menghemat konsumsi listrik sebesar 96,91 MWh.

“Dari kegiatan tersebut, tercatat penghematan biaya listrik mencapai Rp140.226.312 serta penurunan emisi karbon sebesar 77,53 ton CO2e,” jelasnya.

Capaian ini, kata Dudi berhasil menunjukkan dampak nyata penghematan energi baik dalam mengurangi emisi gas rumah kaca maupun dalam efisiensi biaya listrik.

DLH DKI pun mengapresiasi partisipasi masyarakat yang turut mendukung aksi tersebut.

Dudi juga menyampaikan, program ini nantinya akan terus dilaksanakan berkala setiap tahunnya.

Dengan adanya aksi pemadaman lampu ini diharapkan bisa mendorong masyarakat Jakarta untuk membiasakan penghematan energi sebagai kebiasaan sehari-hari.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan jika kegiatan hemat energi ini bisa dimulai dari langkah sederhana di rumah masing-masing.

Yaitu dengan mengganti lampu konvensional dengan lampu LED hemat energi, mencabut peralatan elektronik yang tidak digunakan dan mengatur suhu pendingin ruangan secara efisien.

Sebagai informasi, pemadaman lampu ini tidak hanya dilakukan dalam memperingati Hari Bumi saja.

Namun, akan ada dua kali lagi aksi pemadaman lampu yang akan dilakukan pada Hari Lingkungan Hidup 13 Juni 2026 dan Hari Ozon Sedunia 26 September 2026.***

Reporter Desi Kris
Editor Desi Kris