Metropolitan

Masih Nyaman untuk Menetap? Ini Kota Terpadat di Provinsi DKI Jakarta, Dihuni 22 Ribu Orang per Kilometernya

Oleh: Dewi Nurrohmah Wulansari,Sp Jumat 11 Okt 2024, 13:26 WIB
Jadi apakah masih nyaman untuk menetap di Provinsi DKI Jakarta jika wilayahnya dinobatkan sebagai daerah terpadat se- Asia Tenggara

AYOJAKARTA.COM - Provinsi DKI Jakarta merupakan salah satu wilayah dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia.

Mulai dari kota Jakarta Barat, DKI Jakarta, hingga Jakarta Pusat memiliki tingkat kepadatan penduduk yang besar.

Hampir semua kota di wilayah Provinsi DKI Jakarta dihuni lebih dari 10 ribu orang per kilometernya kecuali untuk kabupaten administrasi Kepulauan Seribu. 

Bagi warga pendatang, tinggal di wilayah Provinsi DKI Jakarta menjadi pilihan ketika harus bekerja.

Walaupun semakin tahun tingkat kepadatan penduduk di wilayah Jakarta justru semakin naik.

Hal ini dibuktikan dengan tingginya jumlah penduduk yang berdomisili tidak sebanding dengan luasan wilayah administratif masing-masing kota atau kabupaten.

Jadi apakah masih nyaman untuk menetap di Provinsi DKI Jakarta jika wilayahnya dinobatkan sebagai daerah terpadat se- Asia Tenggara?

Baca Juga: Jangan sampai Dilarang Masuk Ruangan! Ini Ketentuan Sepatu untuk Ujian SKD CPNS 2024

Lalu kota mana di Provinsi DKI Jakarta yang dijuluki sebagai yang terpadat?

Untuk mendapatkan tingkat kepadatan penduduk kota atau kabupaten di wilayah Provinsi DKI Jakarta, dapat dihitung dari jumlah penduduk masing-masing daerah dibagi luas wilayah administrasinya.

Dikutip AyoJakarta.com dari laman resmi jakarta.bps.go.id, kota atau kabupaten terpadat di wilayah Provinsi DKI Jakarta berdasarkan hasil rekapitulasi survei penduduk update bulan Februari 2024 adalah Jakarta Pusat.

Walaupun hanya memiliki luas wilayah administrasi 47,25 km2 tetapi Kota Jakarta Pusat dihuni oleh 1.044.600 orang.

Kota ini memiliki kepadatan penduduk mencapai 21.964 jiwa per kilometer persegi.

Posisi kedua ditempati oleh Jakarta Barat. Kota Jakbar juga memiliki kepadatan penduduk tertinggi di wilayah Provinsi DKI Jakarta di bawah Jakarta Pusat.

Dengan total penduduk mencapai 2.479.600 orang dan luas wilayah administrasi 125 km2 maka tiap kilometer persegi dihuni oleh 19.837 jiwa.

Kota DKI Jakarta justru memiliki kepadatan penduduk lebih rendah dibandingkan Jakarta Barat dan Jakarta Pusat.

Walaupun memiliki jumlah penduduk mencapai 10.672.900 orang tetapi luas wilayah administrasi kota DKI Jakarta juga paling besar yaitu 660,38 km2.

Sehingga didapatkan jumlah kepadatan penduduk per kilometer persegi adalah 16.147 jiwa.

Jakarta Timur juga menjadi kota yang memiliki kepadatan penduduk yang hampir sama dengan kota DKI Jakarta.

Kota Jaktim memiliki jumlah penduduk mencapai 3.086.000 orang dengan luas wilayah administrasi 185,54 km2 sehingga tingkat kepadatan penduduk mencapai 16.633 jiwa per kilometer persegi.

Baca Juga: Jumat Berkah Cair Merata! Update Bansos PKH BPNT September-Oktober 2024, Saldo Rp 400 Ribu Masuk ke Rekening

Jakarta Selatan menjadi salah satu kota yang memiliki tingkat kepadatan penduduk terendah, selain Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.

Kota Jakarta Selatan dihuni oleh 2.230.700 jiwa dengan luas wilayah administrasi 144,94 km2.

Sehingga didapatkan perhitungan tingkat kepadatan penduduk mencapai 15.391 jiwa per kilometer persegi.

Jakarta Utara menempati posisi dua terbawah untuk kategori kota terpadat di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Jumlah penduduk di kota Jakarta Utara mencapai 1.815.606 jiwa dengan luas wilayah administrasi 147,21 km2.

Sehingga didapatkan perhitungan tingkat kepadatan penduduk yaitu 12.333 jiwa per kilometer persegi.

Kepulauan Seribu menjadi satu-satunya wilayah kabupaten administrasi tersepi di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Dengan jumlah penduduk 28.800 jiwa yang tinggal pada luas wilayah administrasi 10,73 km2 maka dalam satu kilometer persegi hanya dihuni oleh 2.684 jiwa.

Reporter Dewi Nurrohmah Wulansari,Sp
Editor Aris Abdulsalam