Metropolitan

BPS: Ragam Konsumsi Warga Jakarta Tahun 2023, Hidup di Kota Metropolitan Itu Makan Apa Ya?

Oleh: Mitasari Kamis 10 Okt 2024, 14:26 WIB
Illustrasi. Ragam Konsumsi Warga Jakarta Tahun 2023, Hidup di Kota Metropolitan Itu Makan Apa Ya?

AYOJAKARTA.COM - Apakah kamu sempat bertanya-tanya tentang apa saja makanan yang dimakan oleh warga metropolitan? 

Pasalnya kualitas sumber daya manusia erat kaitannya dengan asupan pangan yang dikonsumsi untuk menentukan status gizi.

Tentunya untuk mencapai status gizi yang baik, pangan yang dikonsumsi harus dalam jumlah yang cukup, bermutu dan beragam untuk memenuhi berbagai zat gizi yang diperlukan oleh tubuh.

Baca Juga: Bukan Sektor Perdagangan! Inilah Sumber Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi DKI Jakarta Triwulan II 2024 Berdasarkan Lapangan Usaha

Nah berikut adalah beragam komoditas makanan yang dikonsumsi oleh penduduk kota metropolitan Jakarta tahun 2023 sebagaimana dikutip AYOJAKARTA dari laman Badan Pusat Statistik Provinsi Dki Jakarta.

Secara rata-rata, warga Jakarta mengkonsumsi beras kurang lebih 5,7 kilogram per kapita sebulan. Jika dibandingkan secara nasional, Jakarta masih dibawah nasional untuk daerah perkotaan yakni untuk nasional sebesar 6,21 kg dan di daerah perdesaannya sebesar 7,26 kg.

Tentunya jika ditelaah dari daerah tempat tinggal, secara nasional konsumsi beras penduduk pedesaan lebih tinggi dibandingkan penduduk perkotaan.

Provinsi yang mengkonsumsi beras perkapita tertinggi di Indonesia yakni Nusa Tenggara Timur, yang mengkonsumsi kurang lebih 8 kilogram per kapita sebulan.

Untuk konsumsi ikan segar dan udang, warga Jakarta rata-rata mengkonsumsi ikan dan udang sebanyak 1,73 kg per kapita dalam sebulan.

Angka ini tentunya lebih tinggi jika dibandingkan dengan nasional di daerah perkotaan sebesar 1,48 kg dan daerah pedesaan sebesar 1,55 kg.

Hal tersebut menunjukkan bahwa pola konsumsi ikan segar warga Jakarta sudah lebih
tinggi dibandingkan secara nasional.

Baca Juga: Tablet Murah Cuma Rp3-4 Jutaan Ini, Cocok Buat Gen Z Body Simple Punya Speaker Lantang

Untuk jenis ikan yang diawetkan, warga Jakarta rata-rata menghabiskan sebanyak 1,14 kg. Angka ini lebih sedikit jika dibandingkan dengan rata-rata secara nasional di daerah perkotaan yang mengkonsumsi sebanyak 1,69 kg dan daerah pedesaan sebanyak 1,96 kg.

Warga Jakarta dalam mengkonsumsi telur juga terbilang masih lebih tinggi dibandingkan dengan wilayah nasional daerah perkotaan yakni 12 butir per kapita dalam sebulan.

Untuk ragam konsumsi daging ayam maupun daging sapi di Jakarta masih tergolong sedikit. Rata-rata konsumsi daging sapi di Jakarta yakni 0,19 kilogram perkapita sebulan.

Sedangkan secara nasional untuk wilayah perkotaan sebanyak 0,06 kg, dan wilayah perdesaan sebanyak 0,02 kg.

Untuk ragam konsumsi daging ayam, warga Jakarta rata-rata mengkonsumsi 0,95 kilogram per kapita sebulan, sedangkan secara nasional untuk wilayah perkotaan sebanyak 0,76 kg dan 0,56 kg di daerah pedesaan.***

Reporter Mitasari
Editor Jinan Vania Barizky