Metropolitan

Di Hadapan 100 Pemimpin Kota Dunia di Forum WCS 2026, Pramono Paparkan Kemajuan Jakarta Menuju Kota Global

Oleh: Desi Kris Senin 15 Jun 2026, 19:04 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Hadir di Acara World Cities Summit (WCS) 2026 di Singapura (Sumber: beritajakarta.id)

AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memanfaatkan ajang World Cities Summit 2026 di Singapura untuk memperkenalkan berbagai capaian dan agenda pembangunan Jakarta kepada para pemimpin kota dari berbagai negara.

Dalam forum internasional yang dihadiri sekitar 100 wali kota dan kepala daerah dunia tersebut, Pramono menegaskan komitmen Jakarta untuk terus bertransformasi menjadi kota global yang modern, inklusif, dan berkelanjutan.

Pramono hadir dalam sesi Mayors Forum: Providing Reliable and Efficient Municipal Services yang menjadi bagian dari rangkaian World Cities Summit 2026, Minggu (14/6).

Pada kesempatan tersebut, Pram menjelaskan bahwa peningkatan pelayanan publik menjadi salah satu fokus utama Pemprov DKI Jakarta dalam beberapa tahun terakhir.

Ia menyampaikan bahwa cakupan layanan transportasi publik di ibu kota Indonesia sudah mencapai 92,5 persen.

Salah satu langkah yang dilakukan Pemprov DKI saat ini adalag memperluas layanan Transjabodetabek.

Bahkan, kata Pram, pihaknya telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp4,2 triliun pada 2026 untuk perluasan layanan tersebut.

Pemprov DKI juga melanjutkan pengembangan jaringan MRT Jakarta hingga 46,5 kilometer pada 2034 dan LRT hingga 21,8 kilometer pada 2029.

"Jakarta juga menyiapkan pusat Transit-Oriented Development (TOD) baru di Dukuh Atas pada 2027 bersama Shenzhen Metro untuk mengintegrasikan lima moda transportasi sekaligus meningkatkan konektivitas kawasan," ujar Pramono.

Sementara untuk sektor pendidikan, saat ini Pemprov DKI terus memperluas jumlah penerima bantuan seperti KJP dan KJMU yang telah menjangkau 707.477 siswa serta 15.825 mahasiswa.

Pramono juga "memamerkan" capaiannya yang telah menyediakan pendidikan gratis di 103 skolah swasta untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat.

Sedangkan di layanan kesehatan, ada Pasukan Putih serta layanan konseling gratis JakCare.

Layanan tersebut hadir untuk memastikan masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih mudah.

"Kami masih memiliki banyak hal yang harus dilakukan. Namun, kami tetap berkomitmen menjadikan Jakarta sebagai kota global yang lebih layak huni bagi semua," ungkapnya.

Dengan hadirnya Jakarta dalam forum internasional ini, tentu akan semakin memperkuat kolaborasi antarkota untuk mewujudkan Jakarta yang inklusif, berkelanjutan, dan ramah bagi seluruh warga.***

Reporter Desi Kris
Editor Desi Kris