Metropolitan

Info Demo Jakarta Pusat 18 Juni 2026: Hindari GBK, Monas, dan Senen agar Tidak Terjebak Macet

Oleh: Katarina Erlita Kamis 18 Jun 2026, 10:42 WIB
Ilustrasi Demonstrasi. (Sumber: AYOJAKARTA.COM | Foto: Kavin Faza)

AYOJAKARTA.COM - Jakarta Pusat kembali menjadi pusat perhatian pada hari ini, Kamis, 18 Juni 2026.

Sebanyak tiga aksi demonstrasi besar dijadwalkan berlangsung di beberapa lokasi strategis secara bergantian.

Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap potensi kemacetan parah di wilayah-wilayah tersebut.

Pihak kepolisian telah menyiagakan ribuan personel gabungan demi mengamankan situasi demonstrasi di lapangan.

Aksi pertama dimulai sejak pagi hari pukul 09.00 WIB di area Hotel Sultan, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK).

Kawasan ini menjadi titik krusial karena adanya agenda eksekusi pengosongan lahan oleh pihak berwenang.

Di lokasi demonstrasi tersebut, barikade dan kawat berduri sudah mulai terpasang untuk membatasi ruang gerak.

Sejumlah simpatisan dan karyawan hotel dilaporkan berkumpul untuk menyuarakan penolakan terhadap eksekusi.

Pengendara yang biasa melintasi area GBK disarankan mencari jalur lain agar tidak terjebak antrean kendaraan.

Berlanjut pada pukul 10.00 WIB, aksi kedua akan bergeser ke Jalan Medan Merdeka Selatan.

Massa yang turun ke jalan untuk demonstrasi kali ini berasal dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Tridharma Indonesia.

Kelompok ini membawa gabungan mahasiswa dari berbagai universitas ternama di Jakarta dan sekitarnya.

Mahasiswa yang terlibat diketahui berasal dari kampus UPN, UNJ, Unpam, hingga Atmajaya.

Kehadiran massa dalam jumlah besar diprediksi akan memadati ruas jalan di sekitar Monas dan kantor pemerintahan setempat.

Titik demonstrasi ketiga berada di Pos Lantas Simpang Lima Senen. Aksi ini dijadwalkan mulai pukul 13.00 WIB oleh kelompok Aliansi Mahasiswa Jakarta Pinggiran.

Simpang Senen merupakan salah satu urat nadi lalu lintas utama di Jakarta Pusat yang sangat padat setiap harinya.

Pengguna jalan diharapkan sebisa mungkin menghindari kawasan Senen pada siang hari untuk mengantisipasi kepadatan massa.

Untuk mengantisipasi gangguan keamanan, sebanyak 3.379 personel gabungan telah dikerahkan ke lokasi demonstrasi.

Personel pengamanan ini terdiri dari unsur Polri, TNI, hingga Satpol PP.

Ribuan petugas tersebut disebar ke tiga titik utama unjuk rasa guna memastikan ketertiban tetap terjaga.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional di lokasi-lokasi demo.

Penutupan jalan atau pengalihan arus akan bergantung sepenuhnya pada kondisi dan jumlah massa di lapangan.

Iptu Erlyn Sumantri selaku Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat mengimbau warga agar mencari jalan alternatif.

Hal ini sangat penting agar aktivitas harian masyarakat tidak terganggu oleh penumpukan kendaraan.

Pastikan Anda memantau informasi terkini tentang demonstrasi sebelum memulai perjalanan di wilayah Jakarta Pusat.

Tetap berhati-hati dan hindari area Hotel Sultan, Jalan Medan Merdeka Selatan, serta Simpang Lima Senen hari ini.***

Reporter Katarina Erlita
Editor Katarina Erlita