AYOJAKARTA.COM — Pengguna jalan yang beraktivitas di kawasan Jakarta Pusat pada hari ini, Jumat, 19 Juni 2026, diimbau untuk lebih waspada dan mengatur jadwal perjalanan lebih awal.
Hal ini dikarenakan adanya lima aksi unjuk rasa yang digelar di sejumlah titik strategis yang berpotensi memicu kepadatan arus lalu lintas.
Berdasarkan informasi, titik aksi massa tersebar di kawasan Monas, DPR/MPR, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Tugu Tani, hingga depan kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Sebanyak 4.263 personel gabungan telah disiagakan untuk mengamankan jalannya aksi di berbagai lokasi tersebut.

Bagi Anda yang ingin menghindari kemacetan, berikut adalah daftar rute alternatif yang dapat dipilih sesuai dengan tujuan perjalanan:
1. Kawasan Sudirman-Thamrin
Untuk menghindari kepadatan di jalur utama Sudirman-Thamrin akibat aksi di Bundaran HI atau Monas, pengendara dapat menggunakan jalur berikut:
* Dari arah Semanggi menuju Monas/Harmoni: Manfaatkan Jalan KH Mas Mansyur, masuk ke Jalan Fachrudin, lalu menuju kawasan Tanah Abang dan Cideng.
* Dari arah Monas menuju Sudirman: Pengendara bisa melintasi Jalan Abdul Muis, masuk ke Jalan KH Mas Mansyur, kemudian mengarah ke Karet dan Semanggi.

2. Kawasan Monas dan Tugu Tani
Jika terjadi penumpukan massa di sekitar Tugu Tani, Jalan Medan Merdeka Selatan, atau Medan Merdeka Timur, jalur alternatif yang disarankan adalah melalui Jalan Cikini Raya, Jalan Diponegoro, atau Jalan Salemba Raya sesuai dengan arah tujuan.
3. Kawasan DPR/MPR Senayan
Aksi di depan Gedung DPR/MPR diperkirakan akan berdampak pada Jalan Gatot Subroto arah Slipi maupun Semanggi. Pengendara disarankan untuk:
Menggunakan Tol Dalam Kota untuk menghindari titik massa di depan gerbang parlemen.
Melalui jalur arteri seperti Jalan Palmerah Utara, Jalan Tentara Pelajar, atau Jalan Asia Afrika.
4. Kawasan Pasar Baru dan Lapangan Banteng
Mengingat adanya jadwal unjuk rasa di depan Kementerian Keuangan pada pukul 13.00 WIB, pengendara yang menuju Pasar Baru, Gunung Sahari, atau Kemayoran sebaiknya menghindari Jalan Dr Wahidin Raya dan Jalan Lapangan Banteng Timur. Sebagai gantinya, gunakan Jalan Industri, Jalan Gunung Sahari, atau Jalan Benyamin Sueb.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi lalu lintas secara berkala, mengingat proses pengamanan dan keberadaan massa dapat memengaruhi arus kendaraan di sekitar lokasi sepanjang hari.***