Metropolitan

Waspada! Wagub Rano Karno Sebut Jakarta Berpotensi Alami Sinkhole, Infrastruktur Saluran Air yang Sudah Tua Jadi Pemicu

Oleh: Jinan Vania Barizky
Ilustrasi. Penanganan jalan amblas di Jalan Raya Lenteng Agung, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada 28 Mei 2026.(Sumber: beritajakarta.id | Foto: beritajakarta.id)

AYOJAKARTA.COM -- Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, buka suara terkait temuan genangan air yang terus muncul di Jalan Mochtar Raya, perbatasan Joglo (Jakarta Barat) dan Pesanggrahan (Jakarta Selatan), meskipun upaya penyedotan telah dilakukan berkali-kali.

Rano menduga adanya masalah pada saluran bawah tanah yang bisa mengarah pada amblasnya permukaan jalan.

Lebih lanjut, Rano memberikan peringatan serius bagi warga ibu kota mengenai potensi kemunculan lubang amblas atau sinkhole di sejumlah wilayah Jakarta.

Hal ini disebabkan oleh kondisi infrastruktur bawah tanah, khususnya saluran air, yang sudah berusia puluhan tahun.

Menurut Rano, risiko sinkhole di Jakarta kini semakin meningkat seiring dengan usia pipa dan saluran air yang sudah mencapai 30 hingga 40 tahun. Kondisi ini dinilai sudah sangat tua dan rentan memicu kerusakan struktur jalan di atasnya.

"Saluran air kita sudah cukup tua, usianya hampir 30 sampai 40 tahun," ujar Rano Karno dikutip ayojakarta.com dari berbagai sumber pada Minggu,21 Juni 2026.

Potensi bahaya ini bukan sekadar isapan jempol. Rano mengingatkan kembali insiden jalan amblas yang terjadi di Jalan Raya Lenteng Agung arah Depok pada Kamis malam, 28 Mei 2026 lalu.

Kala itu, jalan utama tersebut mengalami kerusakan parah dengan lubang sedalam tiga meter dan panjang mencapai 16 meter. Insiden tersebut bahkan sempat memakan korban, di mana seorang pengendara sepeda motor terperosok ke dalam lubang sebelum akhirnya berhasil dievakuasi warga.

"Oleh karena itu, waktu di Lenteng Agung saya sudah menyampaikan bahwa di Jakarta sangat mungkin terjadi lubang amblasan (sinkhole)," tegasnya.

Menyikapi ancaman ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan akan terus memantau dan menindaklanjuti setiap keluhan warga terkait infrastruktur yang bermasalah.

Rano menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat dalam menangani kasus-kasus serupa, seperti perbaikan di Lenteng Agung yang berhasil diselesaikan dalam waktu lima hari sehingga jalan bisa kembali dilintasi kendaraan.

Pemprov DKI juga mengimbau warga untuk segera melaporkan jika menemukan indikasi jalan rusak atau genangan yang tidak kunjung surut, guna mencegah terjadinya kerusakan yang lebih fatal seperti sinkhole.***

Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky