Metropolitan

Sempat Viral, Tumpukan Sampah di Depan Rusun Albo Cakung Akhirnya Tuntas Dibersihkan!

Oleh: Jinan Vania Barizky
Masalah tumpukan sampah yang sempat viral di depan Rusun Albo, Jalan Swadaya, RW 08, Kelurahan Cakung Barat, Jakarta Timur, tuntas dibersihkan selama 2 hari. (Sumber: beritajakarta.id | Foto: beritajakarta.id)

AYOJAKARTA.COM – Masalah tumpukan sampah yang sempat viral di depan Rusun Albo, Jalan Swadaya, RW 08, Kelurahan Cakung Barat, Jakarta Timur, akhirnya selesai dibersihkan.

Sebagai informasi, pembersihan sampah yang sebelumnya meluber hingga ke badan jalan sudah dibersihkan oleh sejumlah petugas gabungan.

Kepala Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup (Satpel LH) Kecamatan Cakung, Encep Suryana, mengonfirmasi bahwa kondisi di lokasi saat ini sudah bersih total.

Proses evakuasi sampah dilakukan secara intensif selama dua hari terakhir.

"Penanganan selesai sampai dini hari tadi sekitar pukul 03.00. Sekarang kondisinya sudah bersih," ujar Encep pada Rabu, 1 Juli 2026.

Dalam operasi pembersihan ini, pihak Satpel LH mengerahkan armada besar-besaran untuk mempercepat penanganan.

Tercatat ada 22 rit truk typer kecil berkapasitas lima ton dan empat rit truk typer besar berkapasitas 10 ton yang dikerahkan untuk mengangkut sampah menuju TPST Bantar Gebang.

Tak hanya armada angkut, petugas juga menurunkan alat berat berupa ekskavator mini, shovel loader, hingga truk road sweeper guna memastikan sisa-sisa sampah di jalanan terangkat sempurna.

Lurah Cakung Barat, Yasir Habib Putra, menambahkan bahwa pihaknya juga menerjunkan 20 petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) untuk membantu proses pembersihan di lapangan.

Diketahui, tumpukan sampah tersebut sempat memanjang hingga sekitar 100 meter di badan jalan. Hal ini disebabkan oleh kapasitas Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Albo yang sudah tidak mampu lagi menampung volume sampah yang masuk.

Terkait kejadian ini, Yasir mengajak masyarakat, khususnya penghuni rusun dan warga sekitar, untuk lebih peduli terhadap pengelolaan limbah rumah tangga.

"Saya minta masyarakat ikut peduli karena nantinya sampah yang dapat dibuang ke TPST Bantar Gebang juga hanya residu," tandasnya.***

Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky