AYOJAKARTA.COM – Jakarta masih menjadi kota dengan jumlah pengangguran yang cukup banyak.
Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pengangguran di Jakarta pada Agustus 2023 mencapai 354.496 orang.
Dikutip ayojakarta.com dari jakarta.bps.go.id pada Rabu (9/10/2024), berdasarkan Profil Pengangguran Provinsi DKI Jakarta 2023 Volume E Tahun 2024 yang dirilis pada 30 September 2024, jika dilihat jumlah pengangguran menurut Kabupaten atau Kota, Jakarta Timur menjadi penyumbang pengangguran terbanyak se-Jakarta dengan total 112 ribu (31,73 persen).
Sementara, wilayah yang jumlah penganggurannya paling sedikit adalah Kepulauan Seribu yang berjumlah 1.252 orang atau 0,35 persen.
Baca Juga: Sudah Tahu Belum? Ini 6 Wilayah Administratif DKI Jakarta, Ada yang Dikelilingi Pulau
Di Jakarta Barat, jumlah pengangguran sebanyak 79 ribu (22,43 persen), Jakarta Utara 64 orang (18,12 persen), Jakarta Selatan 62 ribu orang (17,65 persen) dan Jakarta Pusat 34 ribu orang (9,71 persen).
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tertinggi berada di Kepulauan Seribu sebesar 8,11 persen, Jakarta Selatan 5,37 persen, Jakarta Timur 7,24 persen, Jakarta Pusat 6,42 persen, Jakarta Barat 6,39 persen dan Jakarta Utara 7,05 persen.
Selama periode Agustus 2022-Agustus 2023, TPT mengalami penurunan kecuali di Jakarta Pusat.
Penurunan terjadi di Jakarta Timur sebesar 1,15 persen poin dari 8,39 persen di tahun 2022 menjadi 7,24 persen pada Agustus 2023.
Baca Juga: Berikut Tips Jalan-jalan Sehat di Jakarta Pusat, dari Olahraga hingga Membaca Buku di Perpustakaan
Sementara, di Jakarta Pusat naik 0,53 persen poin dari 5,88 persen pada Agustus 2022 menjadi 6,42 persen di Agustus 2023.
Menurut pendidikan tertinggi yang ditamatkan, lebih dari separuh pengangguran di Kepulauan Seribu merupakan lulusan SMA yaitu 51,60 persen.
Lulusan SMA juga mendominasi di Jakarta Timur sebanyak 39,38 persen dari total pengangguran di kota tersebut, Jakarta Pusat 47,10 persen dan Jakarta Barat 33,98 persen.
Sementara, Jakarta Selatan didominasi lulusan SMK yang mencapai 32,98 persen dan Jakarta Utara paling banyak lulusan SMP sebesar 27,53 persen.
Baca Juga: Bukan Sarjana, Ini Jenjang Pendidikan dengan Jumlah Pengangguran Terbanyak di Jakarta
TPT di Kepulauan Seribu lebih banyak lulusan SMA sebanyak 11,75 persen dan TPT terendah pada lulusan SD ke bawah sebesar 4,51 persen.
Artinya, sekitar 12 dari 100 angkatan kerja lulusan SMA di Kepulauan Seribu yang menjadi pengangguran.
Kemudian, hanya 4 dari 100 angkatan kerja lulusan SD ke bawah di Kepulauan Seribu yang menjadi pengangguran.
TPT lulusan SMA juga mendominasi di Jakarta Timur sebesar 10,19 persen dan Jakarta Pusat 10,01 persen.
Baca Juga: Wilayah dengan Jumlah Pengangguran Terbanyak di Jakarta, Jaktim Jadi yang Tertinggi!
Untuk di Jakarta Barat dan Jakarta Utara, TPT paling banyak lulusan SMP yaitu sebesar 10,14 persen dan 11,82 persen.
TPT lulusan perguruan tinggi paling rendah di Jakarta Selatan dengan angka 3,05 persen, sementara yang tertinggi di Kepulauan Seribu sebesar 6,43 persen.
Lalu, TPT lulusan SMK terendah berada di Jakarta Barat sebesar 5,43 persen dan tertinggi di Jakarta Timur yaitu 9,69 persen.
Lulusan SD ke bawah, TPT terendah berada di Jakarta Pusat yang hanya 0,84 persen dan tertinggi di Jakarta Utara sebesar 6,13 persen.***