AYOJAKARTA.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta kembali melakukan survei sosial ekonomi di BPS Kabupaten Kepulauan Seribu.
Di mana kegiatan ini dilakukan langsung oleh Kepala Bagian Umum BPS Provinsi DKI Jakarta dengan ditemani oleh para Statisi Ahli Madya dan Tim Statistik Sosial BPS.
Kegiatan survei ini dilakukan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas), pengembangan Statistik Hayati dan program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) di wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu.
Baca Juga: UPDATE Bansos PKH BPNT September-Oktober 2024! 4 Bantuan Cair Lewat KKS, Ada yang Rp 900 Ribu
Supervisi survei sosial ekonomi nasional Desa Cantik dan statistik hayati Kabupaten Kepulauan Seribu ini disambut positif oleh Masyarakat setempat yang mencakup pemangku kepentingan setempat untuk memonitoring kegiatan ini.
Dimana salah satu tujuan kedatangan BPS DKI Jakarta ke BPS Kabupaten Kepulauan Seribu yakni untuk melakukan pencatatan peristiwa penting seperti pernikahan, kelahiran dan kematian.
Diketahui berdasarkan Undang- Undang No 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Peraturan Presiden No 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, dimana Pemerintah desa dituntut untuk dapat menyelenggarakan kegiatan statistic di wilayahnya dan BPS sendiri menjadi Lembaga pemerintah yang memiliki kewajiban dalam hal pengembangan statistic di Indonesia, termasuk dalam melakukan kontribusi dalam penguatan kegiatan statistic.
Desa cantik sendiri adalah sebagai salah satu Upaya untuk mewujudkan target SDGs desa No 17 dengan membangun kemitraan desa dengan BPS melalui penyediaan data- data yang diperlukan di Tingkat desa.
Oleh sebab itu, kegiatan supervisi survei sosial ekonomi nasional Desa cantik dan statistic hayati Kabupaten Kepulauan Seribu ini bertujuan untuk menjaga kualitas data survei sosial ekonomi nasional, data statistic hayati yang akurat dan relevan serta mendukung pencapaian Desa Cantik di Kabupaten Kepulauan Seribu.
Adanya kegiatan seperti ini, BPS Provinsi DKI Jakarta terus berharap dapat terus memberikan kontribusi yang nyata dalam menyediakan data yang akurat dan berkualitas untuk keberlanjutan Pembangunan demi kesejahteraan Masyarakat khususnya Kabupaten Kepulauan Seribu.
Baca Juga: Samsung Galaxy A55 vs Oppo Reno 12 vs Vivo V40: Harga Tidak Jauh Beda, Mana yang Lebih Bagus?
Hal ini dilansir langsung dari Instagram BPS DKI Jakarta @bpsdkijakarta (8/10/24).
Demikianlah informasi terkait Supervisi survei sosial ekonomi nasional Desa cantik dan statistic hayati Kabupaten Kepulauan Seribu yang dilakukan oleh BPS DKI Jakarta.***