Metropolitan

BPS: 4 dari 10 Wanita Usia Subur di Jakarta Tidak Gunakan Alat KB, Persentase Tertinggi Ada di Wilayah Ini

Oleh: Francisca Wuri Sulistyowati,ST Senin 07 Okt 2024, 20:25 WIB
Illustasi. BPS Sebut 4 dari 10 Wanita Usia Subur di Jakarta Tidak Gunakan Alat K

AYOJAKARTA.COM - Tingkat penggunaan alat atau metode Keluarga Berencana (KB) di kalangan wanita usia subur (15-49 tahun) di wilayah DKI Jakarta menunjukkan variasi yang signifikan.

Berdasarkan data terbaru BPS Provinsi DKI Jakarta, tercatat bahwa persentase wanita usia subur yang tidak menggunakan alat atau metode KB berbeda di setiap wilayah Jakarta.

Data ini penting sebagai gambaran mengenai sejauh mana program Keluarga Berencana di ibu kota dapat menjangkau populasi wanita yang berada dalam usia subur.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Batu Mana yang Paling Kamu Suka? Pilihanmu Ungkap Penghalang Kebahagiaanmu Selama Ini

Di Kepulauan Seribu, persentase wanita usia subur yang tidak menggunakan KB mencapai 28,46 persen.

Meskipun angkanya cukup rendah dibandingkan wilayah lain di DKI Jakarta, angka ini tetap menunjukkan bahwa ada lebih dari seperempat wanita di Kepulauan Seribu yang belum terjangkau program KB secara optimal.

Kondisi geografis yang tersebar mungkin menjadi tantangan tersendiri dalam aksesibilitas layanan kesehatan di wilayah ini.

Jakarta Selatan mencatat persentase yang lebih tinggi, yaitu sebesar 39,1 persen. Wilayah ini, yang dikenal sebagai salah satu kawasan dengan tingkat ekonomi dan pendidikan yang lebih baik, masih menunjukkan bahwa hampir 4 dari 10 wanita usia subur tidak menggunakan alat atau metode KB.

Jakarta Timur menjadi salah satu wilayah dengan persentase tertinggi di DKI Jakarta, yakni sebesar 39,74 persen.

Sedangkan di Jakarta Pusat, yang sering dianggap sebagai pusat kegiatan administrasi dan bisnis, mencatatkan angka yang sedikit lebih rendah yaitu 38,89 persen.

Baca Juga: Rekomendasi 13 Hp Terbaru Mulai dari Harga Rp1 Jutaan Ada Redmi hingga Infinix!

Jakarta Barat memiliki persentase wanita usia subur yang tidak menggunakan KB sebesar 37,33 persen, sedikit lebih rendah dibandingkan dengan wilayah lain di DKI Jakarta.

Sementara itu, Jakarta Utara mencatatkan angka tertinggi di antara semua wilayah, yaitu sebesar 44,18 persen.

Tingginya angka ini mungkin dipengaruhi oleh karakteristik sosial dan ekonomi masyarakat yang berbeda di wilayah pesisir ini.

Secara keseluruhan, persentase wanita usia subur yang tidak menggunakan alat atau metode KB di DKI Jakarta berada di angka 39,7 persen.

Angka ini menunjukkan bahwa hampir 4 dari 10 wanita usia subur di DKI Jakarta masih belum terjangkau atau memilih untuk tidak menggunakan program KB yang tersedia.

Kondisi ini menuntut perhatian lebih dari pihak terkait untuk mengidentifikasi penyebab rendahnya penggunaan KB dan menemukan solusi yang tepat.

Melalui upaya bersama dari pemerintah dan masyarakat, diharapkan tingkat partisipasi wanita dalam program KB di DKI Jakarta dapat meningkat sehingga dapat mendukung program pengendalian populasi dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

Reporter Francisca Wuri Sulistyowati,ST
Editor Jinan Vania Barizky