Metropolitan

Tidak Ikut Berlaga di Pilkada Jakarta, Pengaruh Anies Baswedan Masih Kuat dan Bisa Memengaruhi Pilihan Publik, Apa yang Jadi 'Perhitungan'?

Oleh: Admin Minggu 22 Sep 2024, 16:00 WIB
Anies Baswedan

AYOJAKARTA.COM - Riyuh Pilkada Jakarta 2024 semakin terasa setelah KPU DKI Jakarta menetapkan tiga paslon calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta 2024.

Namun hal mengejutkan justru muncul setelah Lembaga survei LSI merilis hasil elektabilitas calon gubernur Jakarta terbaru.

Bagaimana tidak, nama Anies Baswedan lagi-lagi muncul di hasil survei elektabilitas calon gubernur Jakarta.

Meski tidak ikut berlaga di Pilkada Jakarta, elektabilitas Anies Baswedan ternyata masih tinggi dibanding calon lainnya.

Baca Juga: Terkuak! Pengakuan 'IS' Bunuh Gadis Penjual Gorengan di Padang Pariaman, Diduga Didasari Motif Dendam hingga Percintaan

Lantas apa yang jadi 'perhitungan' Anies Baswedan seakan masih 'sakti' di Jakarta?

Dikutip dari kanal YouTube tvOneNews, Minggu (22/9/2024), LSI sengaja mengikut sertakan Anies untuk melihat eksperimen efek pendukung mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Menurut hasil survei, pengaruh Anies di Pilkada Jakarta 2024 ini dianggap masih cukup kuat dan bisa memengaruhi pilihan publik.

Menurut LSI, 'efek Anies' masih terbaca dari simulasi survei yang dilakukan.

Lantas bagaimana reaksi Anies mengetahui hasil survei yang dilakukan LSI tersebut.

Baca Juga: PKH dan BPNT September-Oktober 2024 Sudah Muncul Final Closing di SIKS-NG, Apakah akan Cair Saldo Bansos Hari Ini?

Sahrin Hamid, juru bicara Anies Baswedan mengungkap bagaimana tanggapan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut.

"Itu menunjukkan perferensi warga Jakarta memang kepada Anies kalua melihat hasil survei terakhir," ujar Sahrin Hamid.

Sahrin pun mengatakan seharusnya yang ditanyakan bukan soal suasana kebatinan Anies, melainkan suasana kebatinan warga Jakarta.

Ia juga mengatakan bahwa Anies melihat hasil survei tersebut menunjukkan bagaimana keinginan warga Jakarta.

"Pak Anies melihat ini adalah bentuk daripada refleksi harapan dari warga Jakarta," ucapnya.

Menurut Sahrin, saat ini pendukung Anies terbagi dalam tiga golongan yaitu salah satunya Gerakan Coblos Semua.

"Mereka memiliki argumentasi bahwa hasil kemarin (penetapan cagub-cawagub) tidak sesuai dengan harapan mereka," tambahnya.

Baca Juga: Nikita Mirzani Laporkan Vadel Badjideh ke Polisi, AKP Nurma Dewi: akan Dikenakan Pasal Berlapis!

Gerakan ini seakan menunjukkan jika Anies tidak ada di surat suara maka tidak ada lagi pertandingan.

Diketahui, KPU DKI Jakarta resmi mengumumkan tiga paslon cagub dan cawagub DKI Jakarta hari ini, Minggu (22/9/2024).

Ketiga paslon yang akan berkontestasti di Pilkada Jakarta adalah Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel), Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun).

Penetapan ini sesuai dengan keputusan KPU DKI Jakarta No. 125 Tahun 2024 tentang penetapan pasangan calon peserta pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2024.

Rencananya, pengambilan undian nomor urut masing-masing paslon akan digelar KPU DKI Jakarta pada Senin (23/9/2024) pukul 19.00 WIB.***

Reporter Admin
Editor Desi Kris