Metropolitan

Jelang Pilgub Jakarta 2024, Rano Karno Bahas Solusi Penambahan Kelas dan Lantai di Sekolah Negeri

Oleh: Nadya Donna Putri Rabu 18 Sep 2024, 11:34 WIB
Rano Karno membahas solusi penambahan kelas dan lantai di sekolah negeri. Ia berencana mau menambah lift.

AYOJAKARTA.COM -- Sebelum Pilgub Jakarta 2024 di bulan November mendatang, para calon gubernur dan calon wakil gubernur blusukan.

Termasuk Rano Karno, calon wakil gubernur Pilgub Jakarta 2024 yang diusung oleh partai PDIP.

Rano Karno membahas solusi penambahan kelas dan lantai di sekolah negeri. Ia berencana mau menambah lift.

Baca Juga: Rano Karno Blusukan ke Bazar Minyak Murah di Kalideres, Dapat Sambutan Positif dari Warga Jelang Pilgub Jakarta 2024

Rano Karno melakukan pembahasan dan solusi tersebut setelah bertemu dengan para alumni SMAN 6 Jakarta.

Berikut penjelasan Rano Karno tentang penambahan kelas dan lantai di sekolah negeri Jakarta dikutip dari YouTube KOMPASTV pada Rabu, 18 September 2024:

Banyak permasalahan yang menyangkut penambahan kelas di sekolah negeri Jakarta. Salah satunya adalah soal lahan.

Baca Juga: Pramono Anung dan Rano Karno Optimis Menang Satu Putaran di Pilgub Jakarta: Kalo Dua Capek

Rano Karno mengatakan bisa saja nanti jadi ditingkatkan atau ditambah lantai di sekolah negeri.

Menurutnya bisa ditingkatkan penambahan kelas dan lantai itu. Namun, bukan menggunakan tangga, melainkan lift.

“Salah satunya begitu. Orang tanya ‘Bang, lahannya di mana?’ Bisa, kok, naik. Mungkin kemarin dua kelas, kita (Pramono-Rano) naikin jadi tiga kelas, tapi jangan anak-anak pakai tangga, harus pakai lift,” solusinya.

Baca Juga: RK-Suswono Targetkan Menang 1 Putaran di Pilgub Jakarta 2024, Gaet Anies Baswedan?

Rano Karno kemudian menjelaskan kalau memang diperlukan teknologi. Teknologi tak bisa dipungkiri.

Ia menambahkan kalau dulu lift dan eskalator dianggap mahal, tetapi sekarang sudah banyak di mana-mana.

Rano Karno mencontohkan kalau sekarang di jalan penyeberangan sudah ada eskalator dan lift untuk disabilitas.

“Ada teknologi-teknologi yang memang tidak bisa dipungkiri. Maaf, dulu kan eskalator dianggap mahal, sekarang semua di jalan penyeberangan, ada eskalator, bahkan lift untuk disabilitas,” jelasnya.

Rano Karno juga mengungkapkan pemikiran orang dulu yang menganggap eskalator mahal karena penggunaan listriknya.

“Dulu kan berfikir gitu. ‘Waduh, ini (penggunaan eskalator) listrik, mahal,’” akhirnya.***

Reporter Nadya Donna Putri
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil