Metropolitan

Pengalaman Buruk Bikin Kans Anies Baswedan Diusung PDIP di Pilgub Jakarta Mengecil? Ini Kata Pengamat Politik!

Oleh: Sahdan Maulana Selasa 27 Agu 2024, 21:43 WIB
Anies Baswedan

AYOJAKARTA.COM -- Nama Anies Baswedan santer dikabarkan akan diusung PDIP pada Pilgub Jakarta 2024.

Namun hingga hari pertama pendaftaran dibuka, PDIP tak kunjung mengumumkan nama jagoannya untuk maju di Pilgub Jakarta.

Hal ini disebabkan adanya pengalaman buruk PDIP soal kader-kadernya yang keluar dari partai setelah diusung menjadi kepala daerah.

Bobby Nasution yang diusung PDIP pada Pilkot Medan akhirnya mundur di tengah jalan.

Baca Juga: Pramono Anung Masuk Bursa Cagub PDIP di Pilgub Jakarta, Nasib Anies Baswedan dan Ahok Kini Dipertanyakan

Sama halnya dengan Gibran Rakabuming Raka yang diusung PDIP di Pilkot Solo.

Baik Bobby maupun Gibran, keduanya akhirnya berlabuh ke kubu lawan yakni ke Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Gibran diusung KIM menjadi Cawapres pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

Sementara Bobby Nasution kini disung KIM untuk maju dalam kontestasi Pilgub Sumatera Utara.

Baca Juga: Ada Syarat untuk Anies Baswedan Jika Ingin Diusung PDIP di Pilgub Jakarta, Tom Lembong: Lumayan Standar, Biasa Saja

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri mengungkapkan tak mau lagi PDIP jadi tempat mendompleng nama saja.

Megawati menginginkan orang yang diusung PDIP menjadi anggota partai dan patuh terhadap aturan.

Megawati menyampaikan, siapa saja yang tak mau menuruti keinginan PDIP lebih baik keluar saja.

"Siapa yang nggak mau nurut 'out' gitu aja," ucap Megawati Soekarnoputri dikutip ayojakarta.com dari YouTube Kompas TV pada Selasa, 27 Agustus 2024.

Baca Juga: Anies Baswedan Batal Diusung PDIP di Pilgub Jakarta 2024, Apa Alasannya? Ini Kata Rocky Gerung!

"Saya pusing. Mau ikuti jadi PDI Perjuangan atau mau dompleng aja, gitu loh saya nggak mau lagi," tambahnya.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa PDIP tak akan mengusung Anies Baswedan di Pilgub Jakarta.

Pengamat Politik Ujang Komarudin mengatakan bahwa Anies Baswedan harus memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) PDIP apabila ingin diusung.

"Anies akan 'dikunci' dalam konteks yang pertama harus punya kartu anggota (PDIP) jadi siapapun kader yang ingin diusung PDIP ya harus punya KTA," kata Ujang.

Baca Juga: Pengamat Politik Sebut Ada 3 Alasan PDIP Tak Jadi Umumkan Anies Baswedan untuk Pilgub Jakarta, Megawati Ingin Kader yang Berdarah-darah Bela Partainya

Ia melihat bahwa seluruh kepala daerah yang diusung PDIP adalah kader yang memiliki KTA PDIP.

Ujang Komarudin mengambil contoh seperti Bobby Nasution dan Gibran Rakabuming Raka yang diusung karena memiliki KTA PDIP.

"Saya lihat semua kepala daerah yang diusung PDIP di semua tempat mempunyai KTA PDIP," imbuhnya.***

Reporter Sahdan Maulana
Editor Fathul Amanah