Metropolitan

Fahri Hamzah Sebut Gubernur Jakarta Tidak Fokus Dalam Tugasnya, Sindir Anies Baswedan?

Oleh: Sahdan Maulana Senin 19 Agu 2024, 21:40 WIB
Waketum Partai Gelora, Fahri Hamzah

AYOJAKARTA.COM - Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah memberikan pidatonya di deklarasi Ridwan Kamil-Suswono sebagai pasangan Cagub-Cawagub di Pilkada Jakarta 2024.

Pada pidatonya, Fahri Hamzah berkelakar soal singkatan pasangan Ridwan Kamil-Suswono.

“Tadi Pak RK (Ridwan Kamil) mengatakan singkatan-singkatan bagi calon kita ini, ada yang bilang ridha, ada yang bilang rawon, tapi saya mau mengatakan ada rindu di sini," ucapnya dikutip dari YouTube tvOneNews pada Senin, 19 Agustus 2024.

Fahri Hamzah melanjutkan bahwa rindu yang dimaksud adalah kerinduan penduduk Jakarta yang melihat gubernur yang tidak fokus melaksanakan tugasnya.

Baca Juga: Megathrust M8,7 SR Bisa Mengguncang Kapan Saja, Kepala BMKG Ungkap Sudah Pernah Ada Pergerakan Sejak Tahun 1804

"Rindu dari penduduk Jakarta yang melihat Gubernurnya itu tidak fokus melaksanakan tugas-tugas sebagai Gubernur Jakarta,” kata Fahri Hamzah.

Pernyataan dari Fahri Hamzah tersebut disinyalir sebagai sindirian kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Fahri Hamzah mengatakan bahwa Anies Baswedan lebih sibuk berpolitik dan berkompetisi dengan pemerintah pusat.

“Tapi lebih sibuk berpolitik dan bahkan berkompetisi dengan pemerintah pusat,” ujarnya.

Baca Juga: Viral Mpox Mulai Mewabah di Indonesia, Minum Racikan 3 Bahan Herbal Ini Agar Tak Tertular

Fahri Hamzah juga menyampaikan bahwa tugas dari seorang Gubernur adalah sebagai pelaksana agenda pemerintah pusat menurut undang-undang.

“Gubernur menurut undang-undang kita dan menurut sistem pemerintahan kita adalah kepanjangan tangan dari presiden RI, dari pemerintah pusat. Tugasnya adalah menjadi pelaksana agenda pusat,” ucap Fahri.

Fahri Hamzah juga menyinggung soal masalah-masalah yang terjadi di Jakarta karena Gubernurnya mengabaikan tanggung jawab tersebut.

“Kalau gubernur seperti masa yang lalu punya agenda sendiri, banjir tidak tertangani, polusi semakin parah, kebersihan kota semakin hancur dan isu-isu lokal yang menjadi hak warga Jakarta terabaikan," tegasnya.

Fahri Hamzah juga menyampaikan dengan didukungnya Ridwan Kamil-Suswono oleh 12 Parpol, DKI Jakarata seharusnya tidak memerlukan Pilkada.

Menurutnya, lebih baik ada aklamasi untuk memilih pasangan Ridwan Kamil-Suswono dalam Pilkada Jakarta 2024.

“Ini adalah rekonsiliasi selanjutnya yang artinya sebenarnya Jakarta tidak memerlukan Pilkada. Harusnya kita bisa aklamasi untuk memilih pasangan Pak Ridwan Kamil dan Pak Suswono dalam Pilkada yang akan datang,” tandasnya.

Baca Juga: Bukti Chat Vina Cirebon Bikin Gugur Kesaksian di BAP? Susno Duadji: Ada yang Bodong Dijadikan Bukti

Deklarasi Ridwan Kamil-Suswono sebagai pasangan Cagub-Cawagub di Pilkada Jakarta 2024 sendiri dilaksanakan di Hotel Sultan, Jakarta Pusat pada Senin (19/8/2024).

Pasangan Ridwan Kamil-Suswono diusung oleh KIM Plus yang diisi oleh 12 Partai Politik, termasuk Partai Gelora.***

Reporter Sahdan Maulana
Editor Desi Kris