Metropolitan

PDIP dan Anies Baswedan Ditinggal Tak Ada Teman, Pakar Sebut Pencalonan dengan Rano Karno ‘Wassalam’

Oleh: Nisrina Harum Lestari Senin 19 Agu 2024, 20:23 WIB
Pengamat Politik, Adi Prayitno

AYOJAKARTA.COM - Anies Baswedan dipastikan sulit untuk maju di Pilgub Jakarta lantaran Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Nasional Demokrat (NasDem) bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM Plus).

Setelah ditinggal oleh PKB dan NasDem, muncul isu duet Anies Baswedan dengan kader PDIP Rano Karno di Pilgub Jakarta 2024.

Pengamat Politik, Adi Prayitno mengatakan bahwa akan sulit jika pencalonan Anies Baswedan dan Rano Karno diwujudkan.

Pasalnya, beberapa partai politik kini ramai-ramai bergabung dengan KIM Plus dan mendukung Ridwan Kamil, seperti PKB dan NasDem.

Baca Juga: Bansos KLJ Tahap 3 Agustus 2024 Kapan Cair? Berikut Prediksi Jadwal dan Syarat Penerima Bantuan

Menurutnya bergabungnya PKB dengan NasDem ke KIM Plus bukan hal yang mengejutkan karena sudah bocor sejak beberapa waktu lalu,

“Tinggal seremonial, testimonial, dan secara resmi kapan mereka mengumumkan bergabung dengan KIM, mengusung Ridwan Kamil sebagai calon gubernur di Jakarta. Jadi kalau hari ini kita mendengarkan bahwa PKB bersama dengan Ridwan Kamil saya kira nggak ada yang spesial,” kata Adi dikutip dari kanal YouTube TV One News pada Senin (19/8/2024).

Sebelumnya, DPW PKB menyampaikan bahwa pihaknya ingin agar Anies maju sebagai cagub di Jakarta.

Sementara, DPP PKB menyebut bahwa pihaknya tidak pernah berjanji mendukung Anies untuk berkontestasi.

Baca Juga: 10 Usaha Rumahan yang Sedang Tren Tahun 2024, Potensi Dapat Cuan Banyak

Adi menilai hal tersebut merupakan upaya untuk meralat dukungan politiknya sejak awal karena PKB pernah mengatakan mendukung Anies di Jakarta.

Terlebih, muncul juga isu ada partai politik diajak untuk bergabung dengan KIM Plus dan PKB salah satu yang disebut.

“Oleh karena itu ketika hari ini PKB mengatakan menjadi bagian dari KIM saya kira nggak ada kejutan apapun, tidak ada element of surprise. Justru yang jadi surprise itu kalau PKB nggak jadi bergabung dengan Ridwan Kamil dan KIM itu baru luar biasa, mukjizat lah,” sebutnya.

Selain PKB, Adi juga menerangkan dalam waktu dekat kemungkinan PKS juga akan mengumumkan bergabung dengan KIM Plus dan mendukung Ridwan Kamil.

Banyaknya partai politik yang kini bergabung dengan KIM Plus membuat peluang Anies berlayar semakin menipis.

Begitu juga dengan PDIP yang saat ini juga sulit untuk mencalonkan kandidat sebagai cagub lantaran kekurangan kursi di DPRD.

Meskipun jika PDIP memasangkan Anies Rano Karno, dipastikan tidak akan bisa karena membutuhkan partai lain untuk berkoalisi.

“Hampir bisa dipastikan pencalonan Anies di Jakarta atau pencalonan Rano Karno di Jakarta akan wassalam karena nggak cukup kursi untuk syarat administrasi sebagai kontestan di Jakarta,” tutupnya.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Desi Kris