AYOJAKARTA.COM - Koalisi Indonesia Maju atau KIM Plus telah mendeklarasikan pasangan Ridwan Kamil dan Suswono pada Pilkada Jakarta 2024.
Pasangan Ridwan Kamil-Suswono didukung oleh 12 partai politik untuk maju menjadi Cagub-Cawagub DKI Jakarta.
Guru Besar Ilmu Poltik Universitas Padjadjaran (UNPAD) Professor Muradi membeberkan 3 alasan mengapa Ridwan Kamil-Suswono didukung oleh 12 Parpol.
Menurutnya, hal yang pertama mengapa 12 Parpol mendukung Ridwan Kamil-Suswono terkait masa depan Parpol-parpol tersebut di pemerintah sekarang.
Baca Juga: Bansos KLJ Tahap 3 Agustus 2024 Kapan Cair? Berikut Prediksi Jadwal dan Syarat Penerima Bantuan
Ia menyampaikan bahwa tidak semua Parpol yang ada memiliki daya tawar yang besar.
"Yang pertama ini menyangkut soal masa depan mereka (Parpol) di pemerintahan," ucap Muradi dikutip dari YouTube Kompas TV pada Senin, 19 Agustus 2024.
"Ini bukan perkara mudah karena tidak semua partai punya daya tawar yang besar," tambahnya.
Kemudian, ia menyampaikan bahwa didukungnya Ridwan Kamil-Suswono oleh 12 Parpol menyangkut soal garansi di pemerintahan.
Baca Juga: 10 Usaha Rumahan yang Sedang Tren Tahun 2024, Potensi Dapat Cuan Banyak
"Yang kedua, ini menyangkut soal garansi karena dalam politik itu kan seperti berjudi. Apa yang bisa mereka berikan itulah yang mereka berikan," ujarnya.
Muradi menyampaikan bahwa hal ini perlu dilihat secara komperhensif karena dominasi Gerindra masih belum terlihat.
Muradi menilai hingga saat ini yang terlihat dominasi dalam me-manage KIM Plus justru dari Partai Golkar.
"Karena Gerindra ini belum terlihat dominasi untuk me-manage KIM Plus. Karena sampai saat yang saya (dominasi me-manage) masih Partai Golkar," kata Muradi.
Dan yang ketiga, Muradi menyampaikan soal sandera politik yang akhir-akhir ini ramai dibahas di media massa dan juga di publik.
"Yang ketiga soal sandera politik. Hal ini menjadi salah satu yang sulit untuk didiskusikan. Karena (sandera politik) ini bisa dirasakan namun tidak bisa dilihat,"
Muradi meyampaikan bahwa soal sandera politik ini perlu ditinjau secara komperhensif oleh publik.
Alasannya karena Parpol-parpol yang mendukung seperti ikut-ikut saja kepada gerbong besar yang ditawarkan oleh KIM Plus
"Seperti Kerbau dicocok (ditutup) hidungnya, jadi mereka (Parpol) ikut-ikut saja kepada gerbong yang besar ini," imbuhnya.***