Metropolitan

Tak Ada yang Pasti dalam Politik, Anies Baswedan Tunggu Orang-Orang Nekat di Pilgub Jakarta

Oleh: Francisca Wuri Sulistyowati,ST Minggu 18 Agu 2024, 11:06 WIB
Dalam menghadapi situasi ini, Juru Bicara Anies Baswedan, Iwan Tarigan, menyampaikan optimisme meski dalam kondisi sulit.

AYOJAKARTA.COM - Jelang Pilgub Jakarta, situasi politik mengalami perubahan drastis.

Anies Baswedan menghadapi tantangan berat setelah dua partai besar, PKS dan NasDem, mengumumkan bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Keputusan ini mengguncang harapan Anies, yang sebelumnya mendapatkan dukungan signifikan dari kedua partai tersebut.

NasDem, yang sebelumnya merupakan salah satu pendukung utama Anies, kini memilih bergabung dengan KIM, yang juga mendukung calon lain untuk Pilgub Jakarta.

PKS mengikuti langkah serupa, meninggalkan Anies dan memilih beraliansi dengan kekuatan politik lain.

Keputusan ini menambah ketidakpastian bagi Anies dalam merebut kursi gubernur Jakarta.

Dalam menghadapi situasi ini, Juru Bicara Anies Baswedan, Iwan Tarigan, menyampaikan optimisme meski dalam kondisi sulit.

Ia menegaskan bahwa perjuangan Anies belum berakhir.

Baca Juga: WHO Tetapkan Wabah Mpox Sebagai Darurat Kesehatan Global, Bagaimana di Indonesia?

"Biarkan kami berjuang dulu dengan relawan dan partai yang masih bersama kami. Doakan saja di kegelapan ini ada matahari yang kelihatan, mudah-mudahan Pak Anies tetap berlayar," ujarnya dalam pernyataan.

Iwan juga mengakui adanya ketidaknyamanan dan kekacauan dalam politik saat ini.

Menurutnya, banyak politisi merasa kondisi politik saat ini sangat menjijikkan, namun mereka tidak memiliki banyak pilihan.

Baca Juga: Megathrust M8,7 SR Bisa Mengguncang Kapan Saja, Kepala BMKG Ungkap Sudah Pernah Ada Pergerakan Sejak Tahun 1804

"Saya paham betul situasi ini karena saya banyak komunikasi dengan ketua partai dan elit-elit politik. Kadang, situasi ini bisa sangat menjijikkan, namun mereka tetap harus bergerak," tambahnya.

Tarigan menegaskan bahwa meskipun banyak yang berpindah haluan, Anies tetap menunggu dukungan dari "orang-orang nekat" yang berani berdiri bersama.

Ia menekankan bahwa politik penuh dengan kejutan, dan dukungan dari pihak-pihak yang berani mengambil risiko akan sangat berarti bagi perjuangan Anies.

Sementara itu, tim Anies Baswedan terus melakukan komunikasi dan membangun hubungan dengan pihak-pihak yang masih memiliki kepentingan yang sama.

Bahkan ada wacana jika PDIP akan mendukung Anies, meski hal itu juga kemungkinannya kecil sekali.

Dengan situasi yang terus berkembang, Anies Baswedan dan timnya akan terus beradaptasi dan mencari peluang untuk mengamankan dukungan. Politik mungkin penuh ketidakpastian, namun Anies tetap berkomitmen untuk melanjutkan perjuangannya hingga akhir.

Reporter Francisca Wuri Sulistyowati,ST
Editor Aris Abdulsalam