Metropolitan

Surya Paloh Sebut Pilkada Jakarta Saat Ini Bukan Momentum Anies, Apa Maksudnya? Ini Kata Sekjen Partai Nasdem

Oleh: Nuriyah Nofasari Sabtu 17 Agu 2024, 08:26 WIB
Ketum Partai Nasdem Surya Paloh

AYOJAKARTA.COM - Langkah Anies Baswedan untuk berkontestasi di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta sudah di ujung tanduk setelah partai politik (parpol) yang tadi pengusungnya kini berputar haluan.

Belum lama ini, Ketua Umum (Ketum) Surya Paloh mengatakan tidak jadi mengusung eks Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk maju di Pilkada Jakarta 2024 mendatang. Ia mengatakan bahwa Pilkada Jakarta 2024 ini bukan momentum Anies Baswedan.

Iya, jelas itu, saya sudah beri tahu Pak Anies. Pak Anies, anda sebagai adik ini bukan momentum anda untuk maju pada Pilkada Jakarta Raya. Kita cari momentum yang lebih tepat lagi ke depannya” ucap Surya Paloh.

Baca Juga: Pencairan PKH dan BPNT Alokasi Juli-Agustus 2024 Hampir Merata, yang Cair Via PT Pos Sampai Tahap Apa? Ini Kata Petugas

Lalu, apa maksudnya dari kalimat ‘bukan momentum anda untuk maju pada Pilkada Jakarta’ tersebut?

Menurut Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Nasdem, Hermawi Taslim, kalimat tersebut merupakan kalimat yang persis atau pengulangan ketika menghantarkan Anies Baswedan keluar dari gedung Nasdem.

Kalimat tersebut menurutnya merupakan gambaran dari relasi Partai Nasdem dengan eks Gubernur DKI Jakarta tersebut.

“Jadi pertama-tama saya mau katakan kalimat itu persis, kalimat itu merupakan pengulangan ketika menghantar Pak Anies meninggalkan gedung Nasdem dan 3 hari yang lalu kalimat itu juga diungkapkan oleh Pak Surya itu menggambarkan bagaimana relasi kami dengan Anies yang sebegitu dalam” ucap Sekjen Partai Nasdem, dikutip dari Youtube tvOneNews, pada Sabtu, 17 Agustus 2024.

Baca Juga: Fakta Baru Kasus Vina Cirebon, Kesaksian Arta Anoraga Ungkap Eky Sempat Konsumsi Miras Sebelum Kejadian

Hermawi Taslim menyampaikan yang paling penting dari politik adalah silaturahmi dan kebersamaan. Ia mengatakan Partai Nasdem dan Anies Baswedan mempunyai visi misi yang sama namun terkadang momentumnya yang tidak pas

“ Jadi yang paling penting dari politik itu adalah silaturahmi dan kebersamaan, kalau tidak hari ini, besok, kalau tidak besok, lusa, apalagi berulang-ulang ditegaskan oleh Pak Surya, Pak Anies ini masih usia 50-an masih sangat muda dalam dunia politik” ucapnya.

“Itu sebuah penegasan komitmen kebersamaan bahwa kita punya kesamaan visi tapi kadang-kadang momentumnya tidak sama, momentum juga penting” sambungnya.

Baca Juga: 3 Instansi CPNS 2024 yang Buka Formasi Lulusan SMA Sederajat, Kejaksaan Agung Paling Banyak

Sekjen Partai Nasdem mengatakan bahwa Surya Paloh pernah menyampaikan ke Anies Baswedan bahwa 4-5 tahun lagi eks Gubernur DKI Jakarta tersebut bisa jadi apapun.

“Pak Surya berkali-kali mengatakan kepada Pak Anis kamu masih bisa 4-5 kali pemilu lagi bisa jadi apapun sudah menjadi capres, bisa menjadi apapun di Republik ini” ucapnya.

“Dan itu yang paling penting kebersamaan itu, yang paling penting itu penegasan bagaimana relasi kita begitu dalam dengan Pak Anies” tutupnya.

Diketahui sebelumnya, eks Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sudah mengamankan dukungan dari dua partai politik untuk bisa menduduki kursi Gubernur Jakarta.

Sayangnya, perolehan suara dari partai politik yang mengusung Anies Baswedan tersebut masih belum mencukupi untuk maju ke pilkada DKI Jakarta.

Dukungan Anies Baswedan datang dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Nasdem.***

Reporter Nuriyah Nofasari
Editor Desi Kris