Metropolitan

Batal Usung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta, Pilihan Apa yang Diambil Oleh Partai Nasdem? Ini Kata Pengamat Politik

Oleh: Nuriyah Nofasari Sabtu 17 Agu 2024, 06:19 WIB
Ketum Partai Nasdem Surya Paloh Bersama Presiden Terpilih Prabowo Subianto

AYOJAKARTA.COM - Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh dipastikan batal mengusung eks Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sebagai calon gubernur di Pilkada Jakarta 2024 mendatang.

Surya Paloh pun sudah memberitahukan keputusan Partai Nasdem tersebut ke Anies Baswedan.

Usai pertemuannya dengan Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto, Surya Paloh kembali menegaskan bahwa partainya tidak akan mengusung Anies Baswedan.

Lalu, pilihan apa yang diambil ketika Partai Nasdem meninggalkan atau tidak mengusung Anies Baswedan?

Baca Juga: Fix! KPM Bansos PKH BPNT dari PT Pos Diganti ke Kartu KKS Wajib Membawa Berkas Ini

Pengamat Politik, Hendri Satrio mengatakan bahwa ia tidak melihat alasan mengapa Anies Baswedan bisa maju di Pilkada Jakarta.

“Saya enggak ketemu kenapa Anies Baswedan bisa maju di Pilkada Jakarta gitu ya, tidak dari kacamata Pak Prabowo mungkin atau dari kacamata Pak Jokowi sekalipun” ucap Hendri.

“Karena dia akan jadi batu sandungan gitu apalagi sekarang adalah momennya pengaturan partai-partai gitu ya ya itu pilihan Nasdem begitu” lanjutnya.

Pengamat politik tersebut mengatakan politik mempunyai benefit dan Partai Nasdem sudah mendapatkan benefit mencalonkan Anies Baswedan serta susahnya mencalonkan eks Gubernur Jakarta tersebut.

Baca Juga: Gempa Hari Ini: M5.2 Guncang Sukabumi, Diawali dengan 35 Kali Gempa Susulan

“Karena dalam politik juga ada benefit kan, Nasdem sudah mendapatkan benefit dari mencalonkan Anies Baswedan dan sudah dapat susahnya juga mencalonkan Anies Baswedan” ucapnya, dikutip dari Youtube tvOneNews, pada Sabtu, 17 Agustus 2024.

Ia juga mengatakan bahwa saat ini yang lebih menarik adalah benefit jangka pendek yakni tidak berseberangan dengan pemerintah pusat.

“Nah kalau kemudian dia mempertimbangkan Anies Baswedan lagi, itu adalah perhitungan 5 tahun lagi kan, tidak dalam waktu dekat begitu, sekarang-sekarang ini kan pasti yang dipikirkan adalah jangka pendek. Jangka pendeknya Malas lah berseberangan dengan penguasa, mau apa, dapatnya Jakarta aja gitu ya” ujarnya.

Baca Juga: Sulit Bertemu, Ayah Sudirman Sebut Hanya Ada Berkas Saja di Lapas: Orangnya Nggak Tahu Kemana

Menurut Pengamat Politik, Hendri Satrio bahwa Anies Baswedan sudah tidak ada lagi benefitnya untuk Partai Nasdem.

“Apalagi kalau Mas Anies nanti terpilih, kan enggak mungkin juga mas Anies jadi oposisi kan, terus apa bedanya dengan yang lain, kan enggak ada juga, karena benefitnya enggak ada lagi buat Nasdem sudah selesai” tutupnya.

Reporter Nuriyah Nofasari
Editor Desi Kris