AYOJAKARTA.COM - Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh akhirnya memberi kejelasan terkait pencalonan Anies Baswedan di Pilgub Jakarta 2024.
Surya Paloh memastikan bahwa Partai NasDem batal mengusung Anies Baswedan sebagai calon gubernur pada Pilgub Jakarta 2024.
Ia juga menyatakan dirinya sudah berkomunikasi dengan Anies Baswedan terkait batalnya pencalonan tersebut.
Surya Paloh menyebut Pilgub Jakarta bukan momen yang tepat untuk Anies maju kembali sebagai calon gubernur.
Hal tersebut disampaikan Surya Paloh usai bertemu Ketua Umum Gerindra sekaligus Presiden terpilih Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Jumat (16/8/2024).
“Saya sudah beritahu Pak Anies, Pak Anies, anda sebagai adik ini bukan momen anda untuk maju pada momen Pilkada Jakarta Raya,” kata Surya dikutip dari kanal YouTube Kompas TV pada Jumat (16/8/2024).
“Kita cari momentum yang lebih tepat lagi ke depan. Ada pemahaman,” imbuhnya.
Sebelumnya, NasDem telah menyatakan siap untuk mendukung Anies berlayar di Pilgub Jakarta.
Akan tetapi, pernyataan dukungan tersebut masih sebatas lisan dan belum ada surat keputusan.
Selain NasDem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) juga menyatakan dukungan untuk Anies di Pilgub Jakarta.
Bahkan, PKS juga telah memilih calon wakil gubernur yang akan mendampingi Anies yakni Sohibul Iman.
Sayangnya, PKS belum bisa mencalonkan pasangan Anies-Sohibul Iman lantaran masih kekurangan kursi.
Syarat minimal untuk mencalonkan gubernur pada Pilgub Jakarta adalah memiliki 22 kursi di DPRD DKI Jakarta.
Saat ini PKS hanya memiliki 18 kursi sehingga perlu berkoalisi dengan partai lain agar memenuhi syarat tersebut.
PKS mengungkapkan pihaknya sudah memberikan tenggat waktu bagi Anies untuk mencari partai untuk berkoalisi sampai dengan 4 Agustus lalu.***