AYOJAKARTA.COM - Anies Baswedan telah mendapatkan dukungan dari partai PKB. Namun, ternyata PKB juga melihat suasana dan pengusungan calon.
Menurutnya, suasana dan pengusungan calon untuk maju di Pilgub Jakarta masih dinamis atau berubah-ubah.
PKB juga tidak memberikan Anies Baswedan sesuatu yang membuatnya berbeda dari partai PKS.
Baca Juga: 6 Ide Usaha Bisnis Ternak Modal Ringan di Lahan Sempit, Panen Cepat dan Cocok untuk Pemula
Wasekjen PKB, Syaiful Huda, memberikan penjelasannya dikutip dari YouTube KOMPASTV pada Rabu, 14 Agustus 2024:
Wasekjen PKB Syaiful Huda mengatakan suasana dan pengusungan calon untuk maju di Pilgub Jakarta masih dinamis serta bisa terjadi baik di KIM (Koalisi Indonesia Maju) maupun luar KIM.
“Terjadi di KIM dan juga di blok (kelompok atau koalisi) di luar KIM. Sama-sama dinamis,” jelasnya.
Syaiful Huda juga mengatakan kalau soal adanya penjegalan calon untuk maju Pilgub Jakarta, ia belum melihat sejauh itu.
Wasekjen PKB tersebut mengatakan ia melihat baru sebatas tarik-menarik ke koalisi dan menentukan figur yang tepat saja.
“Saya belum melihat suasana itu, jadi, ya, masih tarik-menarik soal koalisi saja. Soal mana figur yang tepat dan seterusnya. Belum sampai sejauh itu (penjegalan),” ujarnya.
Syaiful Huda juga mengatakan kalau adanya KIM (Koalisi Indonesia Maju) Plus ini dan dinamika PKS masih wajar.
“Kalau ada ajakan dan istilah KIM (Koalisi Indonesia Maju) Plus dan seterusnya, itu wajar bagian dari dinamika, termasuk dinamika yang terjadi di tubuh internal PKS,” jelasnya.
Syaiful Huda mengatakan kalau partainya tidak memberikan deadline kepada Anies Baswedan karena belum ada pembahasan.
“Kan kita (PKB) belum membahasnya (dukungan koalisi yang dicari Anies), jadi nggak mungkin kasih deadline ke Anies karena kita (PKB) belum menentukan (calon tetap dan dukungan koalisinya),” akhirnya.***