AYOJAKARTA.COM – Belakangan beredar isu terkait upaya penjegalan Anies Baswedan maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta 2024.
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto bahkan mengaku mendapat laporan adanya upaya menjegal Anies Baswedan.
Mengenai hal itu, Anies Baswedan mengaku merasakan hal serupa seperti laporan yang diterima Hasto.
“Ya saya mendengar komentarnya Pak Sekjen PDIP, I feel you Pak Hasto,” kata Anies dikutip dari kanal YouTube Kompas TV pada Sabtu (10/8/2024).
Akan tetapi, Anies tidak menjawab secara gamblang apakah dia menganggap penjegalan tersebut ada atau tidak.
Anies mengungkapkan saat ini dirinya memilih untuk memantau perkembangan politik kedepannya.
Baca Juga: 4 Ide Lomba 17 Agustus yang Kreatif dan Anti Mainstream, Cocok Dilakukan di Lingkungan Rumah
Selain itu, Anies juga ingin fokus terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi oleh warga Jakarta saat ini.
“Pilgub itu adalah tentang rakyat Jakarta. Datang ke masyarakat, bertemu, mereka ingin Jakarta yang diurus dengan serius. Mereka menginginkan Jakarta yang tenang, yang memberikan kesempatan yang setara dan itu yang menjadi fokus perhatian saya,” ujarnya.
Menurutnya, hal-hal seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP), tanah warga, hingga akses pendidikan masih menjadi keluhan warga.
Oleh karena itu, mantan gubernur Jakarta itu ingin memprioritaskan penyelesaian masalah warga.
Bahkan, Anies menyinggung tidak ada warga yang bertanya tentang upaya penjegalan terhadap dirinya.
Baca Juga: 5 Ide Usaha Rumahan Modal Rp 50 Ribu yang Dapat Untung Berkali Lipat
Menurutnya, hal-hal yang berkaitan dengan proses politik lebih baik dibiarkan mengalir saja.
“Pertanyaan warga dari tadi tidak ada yang tanya partainya apa, wakilnya siapa, ada jegal-menjegal. Warga tanya tentang KJPnya bagaimana, tanah saya bagaimana, pendidikan seperti apa. Inilah sesungguhnya esensi pilkada dan saya memilih untuk fokus kesitu. Karena itu semua pertanyaan-pertanyaan yang terkait dengan proses politik biarlah itu mengalir jalannya,” tutupnya.