AYOJAKARTA.COM – Mantan Gubernur Jakarta 2014-2017 Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok belakangan diisukan menjadi salah satu kandidat yang potensial untuk maju di Pilgub Jakarta.
Sayangnya, belum diketahui apakah Ahok sudah pasti berlayar di Pilgub Jakarta atau tidak.
Meski begitu, Ahok mengaku jika ia menjadi Gubernur Jakarta dirinya akan mengubah tata ruang Jakarta.
Menurutnya, perbedaan harga dan kemudahan akses kendaraan menjadi pertimbangan seseorang untuk membeli tanah.
“Kalau punya anak, tinggal di gang, di luar jalan raya mungkin harga tanah itu bisa Rp 150 juta per meter. Lu tinggal di dalam gang di Jakarta nih, mungkin Rp 15 juta-Rp 20 juta per meter. Mobil nggak masuk gimana mau laku,” kata Ahok dikutip dari kanal YouTube Denny Sumargo pada Rabu (7/8/2024).
Ahok menjelaskan saat ini Jakarta masih kekurangan taman bermain dan jalan kecil yang berguna sebagai alternatif menghindari kemacetan.
Ia mengungkapkan dirinya sempat berencana untuk mengubah tata ruang Jakarta dengan membeli tanah dan memberikan keuntungan bagi penjualnya.
“Saya dulu mau kerjakan, tanah-tanah yang sempit gue akan tawarin. Eh lu mau nggak tanah lu 1 hektar ini misal lu punya 100 meter persegi, gue akan kasih lu apartemen di jalan raya gede plus taman jadi 300 meter persegi. Kalau satu unit Rp 50 juta, gue kasih lu 6 unit mau nggak kira-kira orang? Untung dong,” jelasnya.
Tanah yang dibeli akan dibuat untuk membuat jalan alternatif, taman, dan membangun apartemen.
Jika sudah berdampingan dengan jalan, tentu harga hunian di sekitar jalan tersebut memiliki harga jual yang tinggi.
Menurutnya, Jakarta juga masih banyak tempat untuk nongkrong dan didatangi banyak turis.
Untuk itu, Ahok juga berencana membuat kawasan yang bisa memberikan ruang untuk UMKM berdagang.
“Gue akan bikin model-model kaya Gandaria City, Central Park. Jadi orang-orang dagang, UMKM bisa dagang. Ibu-ibu orang kerja, masak nggak ada waktu, biaya lebih mahal, kalau banyak tukang jual makanan nih dibawah semua yang penghuni ini kan beli, ekonomi jalan nih,” tutupnya.