AYOJAKARTA.COM - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) hingga kini masih mengupayakan agar pasangan Anies Baswedan dan Sohibul Iman tetap berlayar di Pilgub Jakarta.
Seperti yang diketahui, belakangan muncul sinyal bahwa Anies Baswedan berpotensi batal diusung di Pilgub Jakarta.
Juru Bicara PKS, Pipi Sopian mengatakan bahwa pihaknya bisa saja sejak awal langsung mengusung Anies Baswedan-Sohibul Iman.
Sayangnya, hingga kini pihaknya masih kekurangan kursi di DPRD untuk mengusung calon gubernur.
“Kalau misalnya PKS punya golden ticket bisa mengusung Anies satu partai maka itu sudah sejak awal kita lakukan. Tetapi kami harus sampaikan PKS 18 dari 22, kurang 4 kursi. Kami sudah berikan 18 tiket ini dan kita serahkan ke Mas Anies, Mas Anies kita sudah ikhtiar silahkan Mas Anies cari 4 kursi lagi supaya bisa berlayar,” kata Pipin dikutip dari kanal YouTube TV One News pada Selasa (6/8/2024).
Sebagai partai pemenang pada Pileg 2024, tentu PKS ingin agar kader yang diusung untuk Pilgub Jakarta bisa berlayar.
Pipin juga mengaku pihaknya sudah berkomunikasi dengan beberapa partai politik dan tidak ada penolakan.
Ia menyebut pihaknya sudah berkomunikasi ke Partai Nasdem, PKB, dan juga menawakan ke PSI, Perindo, hingga PDIP.
Akan tetapi, mendengar isu Anies berpotensi batal diusung untuk Pilgub Jakarta tentu PKS harus membuat antisipasi agar pasangan tersebut bisa berlayar.
Pipin mengungkapkan pihaknya juga sudah memberikan dua opsi untuk Anies yaitu menjadi kader PKS atau tetap maju di Pilgub dengan didampingi wakil yang berasal dari partainya.
“Ikhtiar ini akan terus dilakukan. Kita akan lihat ketika mendengarkan informasi bahwa dari Nasdem, PKB memberikan sinyal bahwa tidak mendukung Mas Anies tentu kami berpikir bagaimana solusinya agar kedepan pasangan yang akan kita usung akan bisa berlayar dan menang,” ungkapnya.***