AYOJAKARTA.COM — Dalam jajak pendapat terbaru oleh Indikator Politik Indonesia, Anies Baswedan menempati posisi teratas dalam simulasi Pilkada Jakarta 2024.
Namun, meski unggul, situasi politik di Pilkada Jakarta 2024 tetap penuh ketidakpastian.
Founder dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, mengungkapkan bahwa banyak warga Jakarta telah memiliki pilihan.
Padahal calon gubernur resmi untuk Pilkada Jakarta 2024 belum ditetapkan oleh KPU.
Dari hasil survei yang dilakukan pada 18 hingga 26 Juni 2024 dengan melibatkan 800 responden, Anies Baswedan berada di urutan teratas.
Hasil survei menunjukkan urutan selanjutnya diikuti oleh Basuki Cahaya Purnama (Ahok) dan Ridwan Kamil.
Namun, tantangan besar menanti Anies Baswedan.
Baca Juga: PKS Rayu PKB, Ingin Satu Suara Dukung Anies Baswedan dan Sohibul Iman di Pilgub Jakarta
“Nah ini kita tunggu PKS ini ke mana kalau misalnya Sohibul Iman tidak dipinang oleh Anis sebagai Cawagub,” ujar Burhanuddin Muhtadi, dikutip dari kanal YouTube METRO TV pada Jumat, 26 Juli 2024.
Untuk menjaga posisinya yang dominan, kata dia, Anies harus cermat dalam memilih calon wakil gubernur.
“Sampai sekarang kan PKS masih memasang harga mati itu berkaitan dengan Sohibul Iman, kalau misalnya tidak dipilih oleh Anies sebagai calon wakilnya pertimbangannya macam-macam,” imbuhnya.
Nama Sohibul Iman yang diajukan tidak memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan elektabilitasnya.
“Satu mungkin kekhawatiran Sohibul Iman tidak memberi nilai tambah secara elektoral karena basis Sohibul Iman dan PKS overlap ya dengan basis Anies Baswedan,” pungkasnya.***