Metropolitan

Hasil Survei Elektabilitas Pilgub Jakarta 2024, Siapa yang Paling Tinggi?

Oleh: Nadya Donna Putri Rabu 17 Jul 2024, 12:56 WIB
Terdapat beberapa nama yang sering dikabarkan akan maju Pilgub Jakarta sejak bulan Juni lalu.

AYOJAKARTA.COM — Pilgub (Pemilihan Gubernur) Jakarta akan diadakan. Namun, hingga saat ini masih belum rilis calon-calonnya.

Namun, terdapat beberapa nama yang sering dikabarkan akan maju Pilgub Jakarta sejak bulan Juni lalu.

Ada Anies Baswedan, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Ridwan Kamil alias RK, dan bahkan muncul nama Kaesang Pangarep.

Survei elektabilitas untuk Pilgub Jakarta telah diadakan oleh Litbang Kompas pada bulan Juni lalu.

Anies Baswedan yang menjadi Gubernur DKI Jakarta memiliki elektabilitas paling tinggi.

Berdasarkan survei elektabilitas yang diadakan Litbang Kompas tersebut, Anies Baswedan memiliki nilai 29,8%.

Baca Juga: Survei Elektabilitas Pilgub Jakarta 2024: Anies Baswedan dan Ahok Masih Teratas, Bagaimana Peluang Kaesang Pangarep?

Kemudian peringkat kedua adalah Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang juga pernah jadi Gubernur DKI Jakarta dengan nilai 20%.

Peringkat ketiga survei elektabilitas tersebut diraih oleh Ridwan Kamil dengan skornya mencapai 8,5%.

Kaesang Pangarep berada di peringkat paling rendah yaitu keempat dengan nilai skornya hanya 1%.

Berdasarkan hasil survei tersebut, Vincent Gitiyarko, peneliti Litbang Kompas mengatakan kalau Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama cukup kuat.

“Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama ini cukup kuat gitu ya, elektabilitasnya,” ujarnya, dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV, Rabu, 17 Juli 2024.

Baca Juga: Zulkifli Hasan Bocorkan Nasib Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Pilkada 2024, Batal Manggung di Pilgub Jakarta?

Namun, kata dia, ada celah sekitar 50% suara yang tidak memilih Anies atau Ahok untuk berpeluang maju sebagai alternatif bakal calon gubernur DKI Jakarta.

“Namun kalau dihitung berdasarkan yang tidak mengarahkan suara ke dua sosok ini ada sekitar 50% dan menjadi celah atau alternatif tokoh lain yang mungkin bisa maju sebagai calon gubernur di Jakarta,” akhirnya.***

Reporter Nadya Donna Putri
Editor Tedi Rukmana