AYOJAKARTA.COM – Bendahara Umum Partai Nasdem Ahmad Sahroni menjadi salah satu nama yang digadang-gadang menjadi calon gubernur untuk Pilgub DKI Jakarta.
Diketahui, Partai Nasdem telah memunculkan tiga nama yang berpotensi untuk diusung maju pada Pilgub DKI Jakarta yaitu Ahmad Sahroni, Wibi Andrino, dan Anies Baswedan.
Ahmad Sahroni mengatakan keputusan akhir siapa yang akan diusung pada Pilgub DKI Jakarta akan diputuskan oleh Ketua Umum Nasdem yakni Surya Paloh.
Terkait pencalonan dirinya, Sahroni mengaku belum ada pembicaraan langsung dari Surya Paloh.
Pasalnya hingga kini Surya Paloh belum bertanya kepadanya secara langsung terkait pencalonan dirinya.
Baca Juga: Bukan Anies Baswedan, Ini Nama yang Akan Diusung PKS Pada Pilgub Jakarta 2024
“Jadi gue belum bisa berandai-andai. Tapi kalau Pak Ketua Umum menyampaikan secara langsung untuk ditanya misalnya namanya sebagai kader kalau memang Ketua Umum perintahnya untuk maju mau nggak mau maju. Tapi sampai hari ini belum ada Pak Ketum bertanya kepada saya secara pribadi,” kata Sahroni, dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV pada Selasa, 25 Juni 2024.
Saat ini, salah satu nama yang kuat untuk diusung maju dalam Pilgub DKI adalah Anies Baswedan.
Sahroni mengaku tidak tertarik untuk menjadi wakil gubernur (wagub) Anies pada Pilgub DKI mendatang.
“Gue jadi wagubnya? Ih nggak mau, Wibi aja. Tapi prinsipnya adalah kalau Ketua Umum merintahin gue untuk maju sebagai kader nggak bisa nolak, harus siap,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sahroni mengaku lebih suka berada di DPR ketimbang menjadi calon wakil gubernur.
Namun, ia menyebut tidak bisa menolak perintah dari Ketua Umum Nasdem jika ditugaskan untuk maju Pilgub DKI.
“Pribadi lebih senang DPR. Tapi karena namanya kita sebagai kader yang wajib diperintah oleh Ketua Umum harus mau. Kalau perintahnya wagub kita berani nolak, tapi kalau gubernur nggak berani,” pungkasnya.***