Metropolitan

3 Nama Kandidat Peserta Pilgub Jakarta Mulai Mengerucut, Benarkah Power Koalisi Indonesia Maju Terancam Menyusut?

Oleh: Karseno AJ
Anies Baswedan dan Ridwan Kamil

AYOJAKARTA.COM – Lima bulan menjelang kontestasi Pemilihan Kepala Daerah, sejumlah nama kandidat peserta Pilgub Jakarta mulai mengerucut.

Selain Anies Baswedan yang sudah mendapat dukungan resmi dari DPW PKB Jakarta, nama politisi Partai Golkar Ridwan Kamil juga digadang maju dalam Pilkada Jakarta.

Meskipun Anies Baswedan masih harus mengikuti sejumlah uji kelayakan dan kepantasan dari DPP PKB, statusnya sebagai peserta Pilkada Jakarta sudah dapat dipastikan.

Dukungan terhadap Anies sebagai peserta Pilkada Jakarta bukan saja datang dari DPW PKB Jakarta tetapi juga sempat dilirik PDI Perjuangan.

Baca Juga: Selalu Jadi Lawan, Kini Berpeluang Berkawan: Ahok Buka Suara Soal Usulan PDIP Dukung Anies Baswedan di Pilgub Jakarta 2024

Menurut Politisi PDIP Ganjar Pranowo, dukungan terhadap Anies Baswedan merupakan suatu hal yang harus secara khusus dibicarakan.

“Politisi yang kita dukung harus bisa konsisten, mudah-mudahan bisa bernegosiasi tapi seandainya tidak cocok juga tidak perlu dipaksakan,” ungkap Ganjar Pranowo dikutip ayojakarta.com dari YouTube KOMPASTV, Selasa (18/6/2024).

Kabar adanya pencalonan Ridwan Kamil sebagai salah satu kandidat juga sempat disinggung Airlangga Hartarto selaku Ketua Umum Partai Golkar.

Baca Juga: Dinilai Kompeten, PDIP Bakal Fix Usung Anies Baswedan Maju Pilgub DKI Jakarta?

Dalam keterangan resminya kepada awak media, Airlangga sempat memberi isyarat sedang dalam perjalanan atau on the way menuju Jakarta.

“On the way to Jakarta, kalau Pak Anies kan bergerak-gerak saja sesuai kesepakatan kita akan terus evaluasi sampai bulan Juli,” ungkap Airlangga Hartarto.

Airlangga menegaskan akan terus melakukan sejumlah proses dan evaluasi lebih mendalam guna memastikan langkah politik selanjutnya.

Selain kedua tokoh kenamaan tersebut, kandidat peserta Pilkada Jakarta juga diramaikan dengan munculnya nama Kaesang Pangarep.

Baca Juga: Wacana Duet Anies Kaesang pada Pilgub Jakarta Mencuat, Mungkinkah Perjodohan Bakal Terwujud? Berikut Tanggapan Keduanya

Partai Golkar dan PSI yang sama-sama tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju dinilai sebagian kalangan sebagai bukti ketatnya persaingan Pilkada Jakarta.

Terkait semakin mengerucutnya sejumlah nama kandidat bakal peserta Pilkada Jakarta, Anies Baswedan memberi tanggapan.

Menurut Anies, setiap upaya atau manuver politik yang terjadi di setiap kontestasi merupakan hal wajar dan bagian dari proses.

Namun demikian, Anies tidak terlalu secara spesifik memberi perhatian kepada nama-nama tokoh calon peserta yang akan bersaing di Pilkada Jakarta.

Baca Juga: Anies Nyatakan Siap Maju di Pilgub Jakarta, Ternyata Ini Alasan yang Mendorong Keinginannya Melanjutkan Periode Kedua

Kondisi warga pinggiran Jakarta yang selama ini kurang mendapat kesempatan atau terindikasi di nomor duakan, menurut Anies lebih perlu mendapat perhatian.

“Saya merasa lebih penting memikirkan nasib warga seperti di Kampung Bayam, kampung padat yang akhir ini tidak dijadikan prioritas,” jelas Anies.

Lebih lanjut, Anies menegaskan Jakarta merupakan kota yang terbuka bagi siapapun yang ingin makmur, bukan sekadar milik golongan tertentu.***

Reporter Karseno AJ
Editor Fathul Amanah