Metropolitan

Anies Baswedan Berpotensi Maju di Pilkada DKI 2024, Partai Golkar: Mau Turun Pangkat dari Capres ke Cagub?

Oleh: Linda Wati Sabtu 25 Mei 2024, 08:43 WIB
Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzilly

AYOJAKARTA.COM - Capres 2024 Anies Baswedan digadang-gadang akan maju dalam Pilkada DKI 2024.

DPW PKS Jakarta juga dikabarkan telah memutuskan untuk mengusung Anies Baswedan dalam Pilkada DKI 2024.

Rencana pengusungan Anies Baswedan itu disampaikan oleh Ketua DPW PKS Jakarta.

Baca Juga: UTBK SNBT 2024 Baru Diumumkan Bulan Juni tapi Sudah Ada 27.927 Peserta yang Dinyatakan Gugur, Penyebabnya Apa Ya?

Selain PKS, PKB juga mengaku telah berkomunikasi dengan Anies Rasyid Baswedan terkait peluang mengusung di Pilgub DKI Jakarta.

Terkait potensi Anies yang akan maju ke Pilgub DKI Jakarta, Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzilly menyampailan bahwa siapapun berhak untuk maju menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Namun, untuk maju sebagai kepala daerah tentunya membutuhkan dukungan dari partai politik.

Baca Juga: 18 Jurusan Teknik Sipil Terbaik di Indonesia versi Times Higher Education 2024, Tidak Semuanya PTN

Dalam hal ini, Ace Hasan mempertanyakan partai mana yang akan mengusung Anies Baswedan.

Dan apakah Anies mau turun pangkat dari calon presiden (capres) menjadi seorang calon gubernur (cagub).

“Pertanyaannya adalah tentu dari partai mana, yang kedua mau turun pangkat lagi dari capres menjadi cagub lagi,” kata Ace Hasan dikutip Ayojakarta.com dari kanal YouTube Kompas TV, Sabtu (25/5/2024). 

Baca Juga: KPM PKH dan BPNT Banjir Berkah, 2 Bansos Mei-Juni Positif Cair Serentak Rp150 Ribu, Rp400 Ribu Sampai Rp1,7 Juta via KKS Hari Ini, Cek Segera!

Ace menyarankan agar Anies dapat kembali memikirkan soal keputusannya nanti.

Dia juga menyinggung soal pernyataan Anies dalam debat capres bersama Prabowo Subianto saat itu.

“Jadi saya kira tentu ini harus dipikirkan karena jangan sampai apa yang disampaikan oleh beliau dalam debat capres dengan Pak Prabowo siapa yang tidak kuat tidak berada di dalam kekuasaan berarti memang selama ini ada pihak yang selalu ingin selalu berada di dalam kekuasaan,” ujarnya.***

Reporter Linda Wati
Editor Desi Kris