AYOJAKARTA.COM – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) buka suara mengenai kemungkinan Anies Baswedan maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta.
Presiden PKS yakni Ahmad Syaikhu mengatakan bahwa pihaknya tidak akan mengusung Anies Baswedan dalam Pilgub Jakarta.
Pasalnya, Ahmad Syaikhu menilai bahwa Anies Baswedan sudah menjadi salah satu tokoh nasional.
“Dengan masuknya Pak Anies sebagai Capres 2024 saya kira beliau ini sudah jadi tokoh nasional. Jadi jangan kemudian di degradasi kembali sebagai tokoh daerah. Jadi sangat sayang,” kata Syaikhu, dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV pada Selasa, 23 April 2024.
Syaikhu menyayangkan apabila Anies yang sudah dikenal sebagai calon presiden statusnya turun lagi sebagai tokoh daerah.
Oleh karena itu, PKS tidak berniat untuk mengusung eks Gubernur Jakarta itu untuk ikut serta lagi dalam Pilgub Jakarta.
Maka dari itu, Syaikhu menegaskan bahwa PKS akan terus menjadikan Anies sebagai tokoh nasional.
“Kita akan terus berusaha untuk menjadikan Pak Anies sebagai tokoh nasional,” ujarnya.
Syaikhu juga mengingatkan bahwa pihaknya sudah mengerahkan sekuat tenaga untuk memenangkan Anies di Pilpres.
Sehingga dalam Pilgub Jakarta kali ini pihaknya enggan untuk mengusung Anies sebagai calon gubernur.
Menurut Syaikhu, ini merupakan waktu untuk Anies mendukung kader PKS maju dalam Pilgub.
“Oleh karena itu, mungkin ke depan kalau kemarin kami sudah berusaha mengusung Pak Anies dan bekerja sekuat tenaga untuk memenangkan Pak Anies menjadi capres, saya kira di Pilkada ini saatnya Pak Anies mendukung kader PKS untuk maju di DKI,” ungkapnya.
Untuk diketahui, PKS merupakan salah satu partai pendukung Anies-Muhaimin dalam Pilpres 2024.
PKS tergabung dalam Koalisi Perubahan bersama dengan Partai Nasional Demokrat (NasDem) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).***