Metropolitan

Di Jakarta! Pasar yang Dibangun Tahun 1820 Ini Punya Bangunan Gaya Arsitektur Belanda

Oleh: Admin Selasa 23 Apr 2024, 13:58 WIB
Pasar Baru atau Passer Baroe, merupakan salah satu ikon sejarah yang masih berdiri kokoh di tengah hiruk pikuk Jakarta.

AYOJAKARTA.COM — Pasar Baru atau Passer Baroe, merupakan salah satu ikon sejarah yang masih berdiri kokoh di tengah hiruk pikuk Jakarta.

Dibangun pada tahun 1820, Pasar Baru bukan hanya menjadi tempat berbelanja dan bersantap, tetapi juga menawarkan sebuah jendela ke masa lalu dengan bangunan-bangunan bergaya arsitektur Belanda yang kental.

Dikutip dari laman Jakarta Tourism, Selasa, 23 April 2024, Pasar Baru didirikan pada awal abad ke-19 dengan tujuan untuk melengkapi jaringan pasar besar yang ada di Jakarta.

Dengan perkembangan zaman, kini Pasar Baru telah menjadi destinasi wisata yang populer, menawarkan berbagai macam pengalaman berbelanja dan kuliner yang sulit ditandingi oleh tempat lain.

Salah satu daya tarik utama Pasar Baru adalah arsitektur Belanda yang masih terpelihara dengan baik.

Baca Juga: Tempat Wisata Ini Jadi Kebanggaan Warga Jaksel, Lokasi Paling Pas Buat Belajar Budaya Suku Asli Jakarta

Bangunan-bangunan di sekitar area pasar memancarkan pesona era kolonial Belanda yang kental, menjadi saksi bisu dari sejarah panjang Jakarta.

Dari gaya arsitektur hingga detail-detail kecil seperti jendela kayu dan pintu berukir, setiap sudut Pasar Baru mengundang pengunjung untuk merasakan nostalgia masa lalu.

Namun, keindahan arsitektur Belanda tidak hanya terbatas pada Pasar Baru saja. Menyusuri Jalan Pasar Baru dan Jalan Kelinci Raya, pengunjung akan sampai di destinasi bersejarah lainnya, yaitu Gereja Ayam atau yang sebenarnya bernama Gereja PNIEL.

Gereja ini didirikan pada tahun 1913 sebagai sindiran terhadap kebijakan beberapa pejabat Belanda yang tidak memperbolehkan masyarakat biasa untuk beribadah di gereja Immanuel Gambir.

Perjalanan berlanjut ke arah yang berlawanan dari Pasar Baru, melintasi Jalan Pos, akan membawa pengunjung ke Gedung Kesenian Jakarta.

Baca Juga: UTBK SNBT 2024 Sudah Dekat, Simak Daya Tampung UPN Veteran Jakarta Edisi Saintek!

Bangunan bersejarah ini, dengan arsitektur Belanda yang megah, sering menjadi tempat pertunjukan seni teater, tari, dan berbagai acara seni lainnya.

Di sebelahnya, Gedung Blok POS atau Gedung Filateli, juga menawarkan pesona arsitektur Belanda yang memikat, sambil menyediakan tempat istirahat dan kedai kopi bagi pengunjung yang ingin bersantai.

Dengan demikian, tidak hanya sebagai pusat perbelanjaan dan kuliner, Pasar Baru dan sekitarnya juga menjadi destinasi wisata sejarah yang menarik, menawarkan pengalaman unik untuk merasakan pesona arsitektur Belanda yang masih terjaga hingga saat ini.***

Reporter Admin
Editor Tedi Rukmana