Metropolitan

Diteriaki Kata Kasar Saat Debat Pilpres, Anies Baswedan: Kita Harus Menjaga Standar Etika

Oleh: Sahdan Maulana Selasa 09 Jan 2024, 10:20 WIB
Capres nomer urut 1, Anies Baswedan mendapatkan kejadian unik saat debat Pilpres di Istora Senayan, Jakarta, Minggu, 7 Januari 2024 lalu.

AYOJAKARTA.COM -- Capres nomer urut 1, Anies Baswedan mendapatkan kejadian unik saat debat Pilpres di Istora Senayan, Jakarta, Minggu, 7 Januari 2024 lalu.

Anies Baswedan diteriaki kata-kata kasar oleh salah satu penonton debat Pilpres yang videonya viral di media sosial.

Anies Baswedan menanggapi hal tersebut dengan menekankan pentingnya standar etika.

Anies Baswedan awalnya mengkritik rencana kebijakan pembelian pesawat bekas oleh Kemhan di bawah Prabowo.

Anies juga mengingatkan bahwa belanja Alutsista tidak melibatkan korporasi yang bermasalah.

“Dengan begitu maka bukan saja anggarannya efisien, tapi tidak bocor dalam belanja Alutsista,” kata Anies.

Selain itu, Anies Baswedan juga meminta sumber daya lokal diberdayakan oleh Kemhan.

Ia juga berpesan agar generasi baru terus belajar mengenai Alutsista agar kondisi pertahanan di dal negeri terus maju.

Baca Juga: Profil Clara Wirianda, Selebgram yang Dikaitkan dengan Bobby Nasution Menantu Jokowi

Saat menjelaskan hal tersebut, ada teriakan umpatan yang dilontarkan oleh salah satu timses paslon kepada Anies.

Anies Baswesan sendiri mengaku belum sempat menonton video tersebut. Namun ia menekankan pentingnya beretika.

Menurutnya, dengan menjaga standar etika, maka proses kehidupan bernegara itu akan lebih terhormat.

Baca Juga: Tanggapi Permintaan Capres Buka Data Pertahanan, Jokowi: Tidak Semua Dapat Dibuka seperti Toko Kelontong

"Saya belum sempet lihat. Tapi gini, intinya justru itulah intinya kita harus menjaga, standar etika, sehingga proses kehidupan bernegara itu terhormat," kata Anies dikutip dari YouTube Metro TV, Selasa, 9 Januari 2024.

Anies mengatakan bahwa kata-kata umpatan tersebut tidak tepat. Dia ingin setiap warga negara menjunjung tinggi etika.

"Etik itu terhormat dan harus dijaga, disitu, dah kita jaga sama-sama deh jangan sampai berulang," tandasnya.

Reporter Sahdan Maulana
Editor Aris Abdulsalam