Metropolitan

Pelabuhan Merak Mulai Dipadati Pemudik, Terpantau Lancar Meski Volume Kendaraan Naik Signifikan

Oleh: Fajar Ari Wibowo Jumat 28 Mar 2025, 09:09 WIB
Pemudik Lebaran 2025 mulai memenuhi Pelabuhan Merak, Banten, meskipun lonjakan kendaraan belum menimbulkan kepadatan ekstrem.

AYOJAKARTA.COM – Pemudik Lebaran 2025 mulai memenuhi Pelabuhan Merak, Banten, meskipun lonjakan kendaraan belum menimbulkan kepadatan ekstrem.

Data menunjukkan, dari H-10 hingga Kamis, sebanyak 21.000 unit kendaraan telah menyeberang dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni Lampung.

Dari data yang dihimpun oleh dari YouTube tvOneNews pada Jumat, 28 Maret 2025, total penumpang mencapai lebih dari 370.000 orang sampai Kamis malam, naik 24% dibandingkan tahun lalu.

Situasi di dermaga dinyatakan “ramai lancar”, petugas pelabuhan telah mengelompokkan kendaraan berdasarkan jenis, yaitu mobil pribadi, bus, dan penumpang yang langsung naik kapal.

Baca Juga: Khusus Nasabah Aktif, Bank Mandiri Gelar Program Mudik 2025 Gratis Naik KeretaBaca Juga: Khusus Nasabah Aktif, Bank Mandiri Gelar Program Mudik 2025 Gratis Naik Kereta

Hal ini diyakini sebagai upaya untuk menjaga kelancaran proses keberangkatan pemudik menuju Pulau Sumatera.

Dalam keterangan langsung di lapangan, menjelaskan bahwa meskipun volume kendaraan meningkat, arus pemudik masih dapat mengalir dengan normal.

Tak hanya itu, salah satu pemudik mengaku biasanya menunggu lebih lama, yakni 2-3 jam, namun pada malam itu hanya menunggu sekitar 1 jam.

"Biasanya kita menunggu kapal 2-3 jam pada tahun-tahun lalu," jelas Ilham dikutip dari tvOneNews.

Dari keterangan para pemudik, terlihat bahwa mayoritas penumpang memilih keberangkatan pada malam hari untuk memanfaatkan waktu istirahat dan menekan arus di siang hari.

Baca Juga: Andalan Baru! Ini Alasan Poco F7 Ultra Cocok untuk Mudik dan Lebaran 2025

Sementara itu, pihak petugas ASDP dan kepolisian telah menerapkan sistem rekayasa lalu lintas, termasuk kebijakan ganjil-genap sejak 25 Maret 2025, guna mengantisipasi lonjakan pemudik.***

Reporter Fajar Ari Wibowo
Editor Tedi Rukmana