AYOJAKARTA.COM – Pelatih Timnas Brazil U-17, Phelipe Leal, takjub ketika melihat Jakarta International Stadium (JIS) yang merupakan salah satu venue untuk Piala Dunia U-17.
Eks Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menanggapi pujian yang disampaikan Phelipe Leal terhadap JIS.
Menurut Anies Baswedan, apa yang diungkapkan oleh pelatih Timnas Brazil merupakan ungkapan jujur.
Sebab, Anies Baswedan melihat pelatih Phelipe Leal itu memberikan komentar objektif dan tidak memiliki kepentingan apapun.
“Terkait respon positif dari pelatih Brazil kamu apresiasi bahwa ada ungkapan jujur terhadap JIS. Ungkapan objektif, ungkapan yang tidak berbungkus kepentingan apapun kecuali menilai karena dia menyaksikan,” kata Anies, dikutip dari kanal YouTube METRO TV, Rabu, 8 November 2023.
Bagi Anies, penilaian yang disampaikan oleh Phelipe tidak tertuju pada satu orang, tetapi semua orang yang terlibat dalam pembangunan JIS.
Anies mengungkapkan Stadion JIS sepenuhnya dibangun oleh anak-anak bangsa dan tidak menggunakan tenaga kerja asing.
“Penilaian objektif itu menurut saya bukan pada satu orang, itu penilaian atas karya anak bangsa."
Baca Juga: Formasi Timnas Pemenangan AMIN Masih Simpang Siur, Anies Baswedan: Sebentar Lagi
"JIS dibangun oleh keringat anak-anak Indonesia, yang dididik di sekolah Indonesia, dididik kampus Indonesia, dan tidak menggunakan tenaga kerja asing satupun. Itu adalah 100 persen karya Indonesia,” ungkapnya.
Anies menuturkan tanggapan baik yang dilontarkan Phelipe merupakan bukti bahwa dunia kagum dengan karya anak bangsa.
Selain itu, Anies juga berpesan agar siapapun jangan pernah meremehkan karya anak bangsa.
Anies melihat JIS merupakan bukti nyata anak bangsa mampu menghasilkan karya yang spektakuler.
Baca Juga: Stadion JIS Dipuji Pelatih Timnas Brazil, Begini Respon Anies Baswedan
“Pesannya apa, dunia kagum dengan karya anak bangsa. Jangan pernah remehkan karya anak Indonesia, jangan pernah sepelekan keringat tenaga kerja Indonesia karena mereka mampu menghasilkan bangunan spektakuler yang hari ini kita sama-sama syukuri itu ada di Ibu Kota kita."
"Insyaallah ke depannya makin banyak pandangan objektif terkait dengan karya anak-anak bangsa,” tutupnya.***