Metropolitan

Pasar Tanah Abang Tetap Sunyi Meski TikTok Shop Ditutup, Jadi Apa yang Bikin Sepi?

Oleh: Francisca Wuri Sulistyowati,ST Rabu 11 Okt 2023, 15:46 WIB
Kebijakan pemerintah menutup operasional TikTok Shop tidak sepenuhnya meningkatkan transaksi perdagangan konvensional di Pasar Tanah Abang.

AYOJAKARTA.COM — Kebijakan pemerintah menutup operasional TikTok Shop tidak sepenuhnya meningkatkan transaksi perdagangan konvensional di Pasar Tanah Abang.

Dikutip dari Suara.com pada Rabu, 11 Oktober 2023, pedagang di Pasar Tanah Abang bernama Yuke, mengungkapkan bahwa kios mereka masih sepi pembeli meskipun pemerintah telah mengambil langkah tegas yang diharapkan akan menguntungkan usaha kecil dan menengah.

Yuke menyampaikan bahwa dampak dari kebijakan pemerintah belum terasa secara langsung.

Meskipun masih sepi pembeli, ia mencoba untuk mempertahankan sikap positif dan berharap bahwa efek positif dari kebijakan tersebut akan terlihat dalam satu hingga dua bulan mendatang.

Baca Juga: Kontroversi Pedagang Tanah Abang Meminta Penutupan E-Commerce Lainnya Setelah TikTok Shop

Dia mengakui bahwa masih ada beberapa pengunjung yang berbelanja di kios pakaian miliknya, terutama orang tua.

Namun, ia mencatat bahwa generasi muda jarang melakukan pembelian, lebih memilih membeli langsung di toko untuk mencoba ukuran dan kenyamanan.

Pendapat yang senada diungkapkan oleh pedagang pakaian muslim untuk anak, Firman, di Pasar Tanah Abang.

Menurutnya, penurunan penjualan telah terjadi sejak TikTok Shop menjadi tren dalam masyarakat, bahkan momen-momen ramai seperti Idulfitri masih tidak mampu meningkatkan penjualan.

Baca Juga: Mendag Zulkifli Hasan Buka Suara Soal Permintaan Pedagang Tanah Abang Tutup E-Commerce: Diatur Bukan Ditutup

Firman menyebutkan bahwa faktor utama yang membuat pedagang pasar sulit bersaing dengan TikTok Shop adalah masalah harga.

Penjual di platform social commerce tersebut seringkali menawarkan harga yang jauh lebih murah dibandingkan dengan harga yang ditawarkan oleh pedagang pasar tradisional.

Selain itu, Firman juga melihat adanya penurunan pendapatan masyarakat sebagai faktor yang mempengaruhi penjualan.

Beberapa faktor seperti musim kemarau yang panjang dan mengakibatkan gagal panen di beberapa daerah juga menjadi salah satu penyebab menurunnya pendapatan masyarakat.

Baca Juga: Soal Pedagang Tanah Abang Minta Shopee dan Lazada Ditutup, Mendag Zulhas: yang Nggak Ikutin Zaman jadi Komodo

Meskipun demikian, Firman berpendapat bahwa dampak langsung dari kebijakan pemerintah untuk menutup TikTok Shop belum dapat dirasakan dengan jelas.

Ia berharap agar dalam waktu dekat, masyarakat akan kembali ramai dan berbelanja di Pasar Tanah Abang setelah kebijakan ini diimplementasikan lebih lanjut.***

Reporter Francisca Wuri Sulistyowati,ST
Editor Tedi Rukmana